Blog Situstarget » Tips Tekno » Cek Beberapa Hal Berikut Ini Saat Server Website Down

Cek Beberapa Hal Berikut Ini Saat Server Website Down

Situs besar seperti Google, YouTube, Instagram, Facebook pernah mengalami server website down.

Layanan situs web publik seperti daftar CPNS, lapor pajak, dsb. sering juga mengalami hal serupa.

Ada banyak faktor yang membuat server website menjadi down.

Seperti kebanjiran traffic pada waktu dan jam tertentu.

Atau bisa juga adanya gangguan jaringan, pemadaman listrik, kerusakan komponen hardware di server.

Bahkan ada yang websitenya down karena data center-nya mengalami kebakaran.

Ketika situs web kamu mengalami kondisi down, kamu bisa lakukan beberapa hal berikut.

1. Cek Server Down Benar Atau Tidak

Dalam kasus yang lain, bisa jadi masalah ada di komputer lokal kamu saja.

Artinya server tidak mengalami down namun kamu memiliki masalah dengan jaringan internet.

Untuk itu kamu perlu mengecek status server apakah sedang down atau tidak dengan menggunakan tools berikut:

Kamu tinggal masukkan saja URL atau nama domain dari situs web kamu.

Dengan menggunakan tools Pemeriksa Status Server dari Situstarget.com di atas.

Kamu Bahkan bisa mengecek hingga 100 situs web sekaligus.

Berikut hasil pengecekan status server Situstarget.com apakah mengalami down atau tidak.

Cara Mengecek Apakah Server Website Down Atau Tidak menggunakan Tools.Situstarget.com

Dari data di atas, kita bisa lihat statusnya Online dan status setiap situs 200.

Hal ini menunjukan pada saat yang sama jika kamu mengakses Situstarget.com tetapi mengalami masalah.

Kemungkinan down yang kamu alami bersifat lokal, hanya di komputer kamu saja.

Cara memperbaiki pada kasus ini, kamu bisa coba menghapus cache pada browser.

Atau coba kunjungi situs yang bermasalah tadi dengan menggunakan mode incognito.

Selain itu bisa juga coba kunjungi situs web menggunakan smartphone atau koneksi jaringan internet yang lain.

2. Cek Tagihan Hosting

Coba cek tagihan hosting kamu, mungkin karena lagi super sibuk sampai lupa bayar tagihan hosting.

Kebijakan lupa bayar tagihan hosting di Indonesia, ada perusahaan yang kreatif untuk membuat reminder.

Misalnya kamu lupa bayar tagihan hosting maka situs kamu traffic-nya akan dialihkan ke sebuah landing page.

Landing page tersebut bertuliskan, situs web ini belum membayar tagihan hosting bulan ini.

Beuh serem ga tuh kalau pesan tersebut klien kamu lihat, bisa-bisa perusahaan kamu dianggap tidak profesional.

Beda hal kalau di hosting luar negeri, pada saat akun kamu kredit balance-nya habis.

Atau telah mencapai tagihan sekian persen, secara otomatis situs kamu tidak bisa diakses.

Jadi otomatis down dong.

Nah, faktor lupa bayar tagihan ini solusinya cuma satu.

Segera bayar broh! Hehe.

Namun perlu kamu ingat, setiap kebijakan hosting perusahaan berbeda-beda.

Ada yang ketat bahkan kalau kamu lupa bayar hosting dalam waktu selang beberapa hari saja.

Data-data situs web kamu akan langsung terhapus dari server!

3. Perubahan Pada DNS

Saya punya pengalaman pada saat hosting di Indonesia, yang kebetulan berkaitan dengan DNS.

Jadi kasusnya saya sudah mengubah DNS pada pengaturan di area member sebuah perusahaan hosting.

Di sisi saya sudah tersimpan dan berubah ke nameserver yang baru.

Namun setelah saya tunggu beberapa jam, berlanjut sampai keesokan harinya.

Situs saya masih belum bisa diakses sama sekali.

Otomatis server website down seharian.

Celakanya saya belum sempat membuat halaman maintenance.

Setelah membuka tiket, baru masalah perubahan pada DNS ini solved.

Jika kamu menggunakan layanan Cloudflare pada saat pindah hosting.

Pastikan IP Address pada A record selalu kamu perbarui ke IP server yang baru ya.

4. Server Website Down Lupa Perpanjang Domain

Buat pemula mungkin ini sering terjadi, lupa perpanjang domain.

Kita penah bahas hal ini bahwa antara domain dan hosting adalah dua layanan yang berbeda.

Kamu perlu mengeluarkan uang untuk sewa hosting dan perpanjang domain.

Perpanjang domain sendiri durasinya untuk satu tahun.

Jadi kamu bisa perpanjang domain per tahun atau sekaligus bayar untuk beberapa tahun mendatang.

Saya menyarankan untuk domain perusahaan, minimal diperpanjang untuk kurun waktu tiga tahun atau lebih.

Jangan sampai domain kamu kadaluarsa dan dibeli oleh orang lain, itu sungguh nyesek broh!

Cek menggunakan WHOIS untuk mengetahui kapan domain kamu expired.

5. Cek File Website

Pada saat baru pertama kali memiliki sebuah website.

Saya dulu sering salah menaruh berkas file maupun folder website saat menggunakan FTP.

Ya wajar, bingung ini file harus taruh di mana, apakah folder publik atau folder yang lain.

Belum lagi kalau kamu ganti panel dari cPanel, Plesk, Webmin, dst.

Setiap dari panel memiliki stuktur folder yang berbeda-beda.

Masalah salah menaruh lokasi file pada folder publik ini, bisa menjadi salah satu penyebab situs web tidak dapat diakses secara normal oleh publik.

Kamu harus memastikan bahwa file dan folder situs web telah sesuai pada tempatnya.

Cek juga owner dan file permission dari masing-masing file dan folder yang ada.

6. Error Pada Saat Editing Situs Web

Sering juga nih saya mengalami situs yang eror setelah melakukan editing di backend.

Mulai dari tampilan situs WordPress yang rusak hingga situs mengalami down beneran.

Cara termudah melakukan troubleshoot pada kasus ini.

Kamu bisa memerika catatan eror atau error log yang berkaitan.

Misalnya eror log pada WordPress, Apache, Nginx, dan semisalnya.

Dari sana kamu bisa mengetahui masalah yang mengakibatkan situs menjadi down.

7. Cek Keamanan Situs Web Kamu

Perusahaan hosting akan segera melakukan suspend pada akun yang bermasalah.

Contoh masalah yang sering para pemilik situs web alami yaitu ia tidak tahu bahwa situsnya telah di hack.

Hacker pun melakukan berbagai macam kegiatan eksploitasi server, seperti DDOS, spamming, mining, dst.

Hal ini dianggap telah menyalahi aturan penggunaan layanan hosting sehingga akun kamu di banned.

Akun yang terkena banned tadi berimbas pada server website kamu yang otomatis pasti down.

Terkait masalah ini, kamu bisa minta pihak hosting melakukan restore backup terakhir situs web kamu.

Setelah proses restore berhasil, segera perbaiki lubang keamanan pada situs web kamu.

Kesimpulan

Dengan melakukan indentifikasi permasalahan, kamu jadi bisa lebih cepat menyelesaikan masalah server web yang down.

Segera atasi masalah server yang down atau kamu akan kehilangan revenue atau bahkan kepercayaan dari pengguna.

Solusi buat kamu yang sering menggunakan layanan publik dari pemerintah.

Pada saat daftar CPNS misalnya atau pada saat mau laporan tahunan pajak.

Kamu bisa daftar atau login pada jam-jam yang banyak orang istirahat atau tidur, misalnya di atas jam 10 malam.

Selain menghindari website yang lambat saat loading, pada jam sibuk biasanya website tidak bisa dibuka lantaran server down.

Demikian tips sederhana dari Situstarget. Yuk, diskusi di kolom komentar mengapa situs web kamu mengalami down dan bagaimana cara kamu mengatasi masalah tersebut?

Suka dengan artikel di atas? Jangan lupa untuk subscribe via email untuk mendapatkan konten terbaru dari Situstarget.com. Follow juga akun sosial media kami di link berikut Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Gabung Bersama +30.000 Pembaca Kami!

Daftarkan email anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari Situstarget.com.

Proses pendaftaran hampir selesai, mohon cek email Anda dan Klik tombol konfirmasi.

Pin It on Pinterest

Share This