4 Cara Menonaktifkan Plugin WordPress • Blog Situstarget
Blog Situstarget » Tips Tekno » 4 Cara Menonaktifkan Plugin WordPress

4 Cara Menonaktifkan Plugin WordPress

Pada saat WordPress mengalami eror, banyak panduan di internet memulai solusi dengan menonaktifkan plugin.

Plugin bisa menjadi penyebab utama sebuah situs web mengalami eror tertentu.

Konflik antar plugin juga terkadang membuat pusing kepala.

Misalnya saja konflik antara plugin Site Kit dengan iThemes Security.

Satu plugin dengan plugin yang lain bisa menyebabkan fungsi dari plugin tertentu mengalami gangguan.

Eror tersebut juga terkadang membuat seluruh situs web WordPress menjadi tidak bisa digunakan sama sekali.

Menonaktifkan plugin WordPress dari dalam dashboard pun tidak dapat kita lakukan.

Oleh karena itu, kamu wajib mengetahui cara menonaktifkan plugin WordPress selain cara yang mainstream.

Kita mulai dari cara yang paling mudah terlebih dahulu.

1. Menonaktifkan Plugin Dari Dashboard WordPress

Seperti yang sudah kamu juga ketahui, yaitu cara mematikan plugin bisa melalui halaman dashboard WordPress.

Kamu tinggal buka Menu Plugins> Plugin Terpasang > dan pilih Aktif Plugin.

Setelah itu, kamu bisa menemukan daftar plugin yang saat ini aktif.

Lalu, pilih plugin yang hendak kamu matikan dengan mengklik tombol Nonaktifkan atau Deactivate.

Cara menonaktifkan plugin WordPress melalui laman dashboard WordPress.

Setelah status plugin tersebut tidak aktif, kemudian kamu bisa menghapus plugin tersebut.

Sebagai catatan, untuk menghapus plugin pada WordPress Multisite.

Pastikan terlebih dahulu plugin pada subsite telah dinonaktifkan, baru kamu bisa hapus plugin yang dimaksud.

Kalau tidak, akan ada pesan eror yang akan muncul.

Menonaktifkan plugin bisa juga secara masal dengan mencetang satu per satu plugin aktif.

Selanjutnya, kamu bisa pilih pada tulisan bulk action, yaitu Deactive atau Nonaktifkan.

2. Rename Folder Plugin WordPress

Cara mematikan plugin WordPress melalui FTP atau File Manager

Dengan mengganti nama folder Plugins yang terdapat di dalam WP-Content.

Secara otomatis, keseluruhan plugin pada situs web WordPress akan berubah menjadi tidak aktif.

Kamu bisa mengganti nama folder tersebut menjadi nama lain, bisa plugins00, nonaktif-plugins, atau apapun itu.

Hal ini bisa menjadi solusi buat kamu yang tidak bisa masuk ke dalam dashboard WordPress.

Mungkin bisa karena kamu terkunci di situs WordPress sendiri, adanya plugin yang konflik, dst.

Melakukan rename bisa menggunakan FTP atau File Manager.

3. Nonaktifkan Plugin Melalui phpMyAdmin

Cara Mematikan Plugin WordPress via phpMyAdmin

Cara ketiga mematikan plugin bisa menggunakan phpMyAdmin.

Kamu perlu mengakses database WordPress > wp_options > lalu cari active_plugins.

Pada kolom value bisa kamu masukkan ini dan klik tombol go:

a:0:{}

Dengan value tersebut, kamu telah menonaktifkan seluruh plugin WordPress.

4. Cara Mematikan Plugin WordPress Melalui WP CLI

Pada server VPS, kamu bisa menginstal terlebih dahulu WP CLI.

Kamu bisa jalankan beberapa perintah berikut ini untuk menginstal WP CLI di server VPS.

curl -O https://raw.githubusercontent.com/wp-cli/builds/gh-pages/phar/wp-cli.phar

Selanjutnya, verifikasi file Phar apakah bekerja atau tidak dengan perintah ini:

php wp-cli.phar --info

Kamu bisa menggunakan perintah WP-CLI diawali dengan perintah wp.

Selanjutnya yaitu menjadikan file bisa dieksekusi dan dipindahkan ke folder user kamu.

chmod +x wp-cli.phar
sudo mv wp-cli.phar /usr/local/bin/wp

Sekarang, setelah WP-CLI terpasang di server VPS apa selanjutnya?

Jalankan perintah berikut ini untuk menonaktifkan plugin WordPress.

wp plugin deactivate –all

Kesimpulan

Salah satu prosedur dalam melakukan troubleshoot pada saat WordPress mengalami gangguan yaitu dengan menonaktifkan plugin yang terpasang di WordPress.

Kamu bisa mematikan plugin WordPress dengan beberapa cara:

  • Mematikan plugin melalui halaman dashboard WordPress.
  • Mengganti nama folder plugins.
  • Melalui phpMyAdmin.
  • dan Menggunakan WP-CLI untuk menonaktifkan plugin.

Semoga dengan keempat cara di atas, kamu bisa melakukan troubleshoot masalah WordPress lebih mudah.

Mohon bantu sebarkan tulisan ini jika kamu rasa bermanfaat ya!

Gabung Bersama +30.000 Pembaca Kami!

Daftarkan email anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari Situstarget.com.

Proses pendaftaran hampir selesai, mohon cek email Anda dan Klik tombol konfirmasi.

Pin It on Pinterest

Share This