Apa Itu Localhost, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

Apa Itu Localhost, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

Jika kamu seorang blogger, mungkin kamu pernah mendengar istilah “localhost”.

Apa itu localhost dan bagaimana kamu bisa menggunakannya untuk menguji blog kamu secara lokal?

Misalnya untuk uji coba apakah ada masalah kompabilitas plugin atau theme dengan blog kamu.

Ibaratnya kamu bisa membuat sebuah replika blog yang sudah live di komputer lokal. Menarik kan?

Yuk, kita bahas!

Apa Itu Localhost?

Apa Itu Localhost dan fungsi localhost untuk uji coba blog secara lokal

Localhost adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada server web yang berjalan di komputer lokal.

Artinya, server tersebut hanya dapat diakses oleh pengguna yang menggunakan komputer yang sama.

Istilah “localhost” sebenarnya merujuk pada alamat IP loopback standar (127.0.0.1) yang digunakan untuk mengakses server tersebut.

Setelah mengetahui apa itu localhost, sekarang yuk kita lanjutkan manfaat menggunakan localhost.

Fungsi Localhost

Setelah mengetahui apa itu localhost, sekarang manfaatkan localhost dengan baik!

Server localhost sangat berguna untuk menguji website atau blog kamu secara lokal sebelum kamu mempublikasikannya di internet.

Dengan menjalankan website atau blog di localhost, kamu dapat melihat bagaimana website kamu akan tampil ketika diakses oleh pengguna yang beneran nantinya.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan pengujian terhadap plugin, tema, dan fitur lainnya pada website atau blog kamu tanpa mempengaruhi versi yang ada di server hosting saat ini.

Dengan begitu, kamu dapat menghindari risiko kerusakan, yang dapat terjadi pada website atau blog kamu yang sudah online.

Cara Menggunakan Localhost untuk Testing Blog

Dengan menggunakan localhost, kita bisa melakukan testing terlebih dahulu sebelum diunggah di production server
  1. Langkah pertama adalah mengunduh dan menginstal server web seperti XAMPP, WAMP, atau MAMP, yang dapat kamu temukan secara gratis di internet.
  2. Setelah diinstal, pastikan server web tersebut berjalan dengan baik.
  3. Selanjutnya, buat folder di dalam direktori server web (biasanya di dalam folder htdocs) untuk menyimpan semua file website atau blog kamu.
  4. Salin semua file website atau blog kamu ke folder yang sudah dibuat tadi.
  5. Lakukan ekspor database dari server hosting, dan impor ke komputer lokal.
  6. Buka browser dan ketik alamat “localhost/namafolder” (ganti namafolder dengan nama folder yang sudah kamu buat tadi) di kolom alamat.
  7. Website atau blog kamu sekarang akan muncul di browser. Kamu dapat melakukan pengujian dan pengeditan yang diperlukan untuk memastikan website atau blog kamu berjalan dengan baik sebelum dipublikasikan di internet.
Baca juga:  VPS Murah dan Berkualitas dari DigitalOcean

Kesimpulan

Localhost adalah server web yang berjalan di komputer lokal dan digunakan untuk menguji website atau blog secara lokal sebelum dipublikasikan di internet.

Dengan menggunakan localhost, kamu dapat menghindari risiko kerusakan pada website atau blog kamu yang sudah online.

Setelah mengetahui apa itu localhost dan manfaatnya, berikut ini adalah FAQ terkait dengan locahost

FAQ (Frequently Asked Questions)

Bisakah saya menggunakan localhost untuk menguji website yang sudah online?

Tidak bisa, karena localhost hanya dapat diakses oleh pengguna yang menggunakan komputer yang sama.

Misalnya kamu instal di laptop, ya kamu tidak bisa mengakses website di localhost-nya laptop dengan device lain, semisal ingin mengaksesnya dengan komputer lain.

Apa yang harus dilakukan jika website saya tidak berjalan di localhost?

Pastikan server web sudah diinstal dengan benar dan semua file website atau blog sudah disalin ke folder yang benar di direktori server web.

Gunakan phpMyAdmin untuk melakukan impor database, pastikan username dan password untuk database di localhost sudah sesuai dan benar.

Bisakah saya menggunakan localhost untuk menguji aplikasi web?

Yes bisa, kamu dapat menggunakan localhost untuk menguji aplikasi web sebelum dipublikkan di internet.

Namun, pastikan untuk mengamankan server web terlebih dahulu jika kamu akan menggunakan aplikasi web untuk data yang sensitif atau mengandung data pribadi.

Apakah ada alternatif lain untuk localhost?

Ada beberapa alternatif seperti menggunakan virtual machine atau hosting lokal. Namun, menggunakan localhost masih merupakan cara yang paling mudah dan sederhana untuk menguji website atau blog secara lokal.

About The Author

Gabung Bersama +30.000 Pembaca Kami!

Daftarkan email anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari Situstarget.com.

Proses pendaftaran hampir selesai, mohon cek email Anda dan Klik tombol konfirmasi.

Pin It on Pinterest

Share This