Apa Itu Changelog Pada Plugin, Theme, dan Core WordPress

Apa Itu Changelog Dan Mengapa Kamu Harus Membacanya

Kamu mungkin sering melihat changelog atau catatan perubahan pada saat ada pembaruan plugin, theme, atau core WordPress.

Sebenarnya apa itu changelog? Changelog adalah log atau catatan semua perubahan yang dilakukan pada suatu proyek.

Proyek di sini bisa diartikan secara umum yaitu perangkat lunak atau dikhususkan maknanya pada proyek website seperti WordPress.

Banyak kasus di mana, pemilik website langsung otomatis update plugin, theme, atau core WordPress-nya tanpa membaca changelog.

Alhasil, setelah proses update dilakukan muncul masalah serius di situs WordPress-nya.

Mulai dari WordPress nge-blank, WordPress tidak bisa diakses sama sekali, database crash, dsb.

Saya sendiri termasuk yang mewajibkan diri untuk membaca changelog sebelum menginstal atau memperbarui WordPress.

Kita bahasa lebih detail yuk, terkait manfaat changelog itu apa dan kenapa kamu harus membacanya.

Apa Itu Changelog?

Apa Itu Changelog Dan Mengapa Kamu Harus Membacanya

Sederhananya, changelog adalah daftar perubahan yang terjadi pada suatu perangkat lunak atau aplikasi, dalam hal ini, plugin, theme, dan core WordPress.

Changelog bisa dibilang sebagai sebuah “diary” yang mencatat apa yang telah diubah, diperbaiki, atau ditambahkan dalam versi terbaru.

Kata kuncinya ada pada catatan terkait bug fixes, new features, dsb.

Mengapa Changelog Itu Penting Dibaca?

Contoh changelog pada halaman plugin Jetpack WordPress

So, kenapa saya perlu membaca changelog sebelum melakukan instalasi atau update?

Ini adalah pertanyaan bagus, dan jawabannya adalah:

1. Menghindari Kesalahan Tak Terduga

Ketika kamu tahu apa yang berubah dalam versi terbaru, kamu bisa menghindari potensi eror atau konflik dengan perangkat lunak yang ada.

Baca juga:  Apa Itu WebP Dan Cara Menggunakan WebP Di WordPress

Misalnya, jika sebuah plugin telah menghilangkan dukungan untuk versi WordPress tertentu, kamu harus mengetahuinya sebelum mengupdate ke versi terbaru.

2. Keamanan

Plugin, theme, dan core WordPress sering kali diperbarui untuk meningkatkan keamanan.

Dengan membaca changelog, kamu bisa memastikan bahwa software yang kamu gunakan memang versi yang aman.

Atau tidak ada bug yang critical di dalamnya.

3. Kinerja yang Lebih Baik

Pengembang seringkali mengoptimalkan kode mereka dalam pembaruan.

Dengan mengetahui apa yang telah ditingkatkan, kamu bisa memastikan situs web kamu berjalan lebih lancar dan cepat.

Changelog Tidak Selalu Sama

Contoh changelog pada theme WordPress yaitu Astra Theme

Perlu dicatat bahwa setiap plugin, theme, atau core WordPress bisa memiliki format changelog yang berbeda.

Namun, umumnya, kamu akan menemukan beberapa elemen umum dalam changelog:

1. Versi Pembaruan

Ini adalah nomor versi baru yang diberikan kepada perangkat lunak.

2. Deskripsi Perubahan

Deskripsi singkat tentang apa yang telah berubah, diperbaiki, atau ditambahkan.

3. Penautan ke Issue Tracker

Pengembang seringkali menautkan perubahan ke “issue tracker,” yang memungkinkan kamu melihat detail lebih lanjut tentang perubahan tersebut.

Cara Membaca Changelog

Cara Membaca Changelog Pada Plugin, Tema, dan Inti WordPress

Sekarang kamu sudah mengerti mengapa changelog penting.

Tapi, bagaimana cara membacanya dengan efektif?

1. Perhatikan Nomor Versi

Mulailah dengan melihat nomor versi baru. Jika kamu melihat “major update,” itu bisa berarti ada perubahan besar yang memengaruhi kompatibilitas.

2. Periksa Deskripsi Perubahan

Bacalah deskripsi perubahan secara cermat. Jika ada sesuatu yang memengaruhi fungsi yang kamu butuhkan.

Kamu perlu mempertimbangkan dengan matang apakah kamu akan memperbaruinya atau tidak..

3. Periksa Penautan

Jika ada penautan ke issue tracker, kunjungi situs tersebut untuk informasi lebih lanjut.

Di tautan tersebut adalah tempat di mana kamu bisa menemukan detail teknis terkait.

Baca juga:  Cara Memperbaiki Eror “Scrape Key Check Failed” Di Tema Editor WordPress

Kesimpulan

Dengan kamu membaca changelog sebelum menginstal atau mengupdate plugin, theme, dan inti WordPress.

Langkah kecil ini bisa mencegah kamu dari masalah yang besar seperti masalah kompabilitas atau adanya konflik antar plugin dan atau theme.

Setidaknya perubahan yang terjadi setelah proses instalasi atau update sebelumnya telah kamu prediksi terlebih dahulu.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apakah saya harus selalu mengupdate plugin atau theme WordPress?

Jawabannya tidak, pastikan kamu membaca changelog dan memeriksa apakah perubahan tersebut relevan dengan kebutuhan dan keamanan situs web kamu atau tidak.

Apa yang harus saya lakukan jika changelog tidak tersedia?

Jika changelog tidak tersedia, kamu bisa menghubungi pihak pengembang baik itu theme atau plugin untuk meminta informasi perubahan terbaru.

Bagaimana jika saya tidak mengerti perubahan dalam changelog?

Jika kamu tidak mengerti perubahan yang tertera di changelog, kamu bisa mencari panduan online atau bertanya di komunitas WordPress untuk bantuan.

Apakah saya perlu memberikan perhatian khusus pada perubahan “minor”?

Perubahan “minor” biasanya tidak berpengaruh pada kompabilitas atau kinerja secara signifikan, namun saya menyarankan agar kamu tetap membaca changelog yang tersedia.

Bagaimana jika ada masalah kompabilitas pada saat update?

Kamu bisa melakukan restorasi backup untuk menyelesaikan masalah ini. Saya selalu menyarankan agar selalu membackup situs web secara menyeluruh setiap hari, mingguan, atau bulanan.

About The Author

Gabung Bersama +30.000 Pembaca Kami!

Daftarkan email anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari Situstarget.com.

Proses pendaftaran hampir selesai, mohon cek email Anda dan Klik tombol konfirmasi.

Pin It on Pinterest

Share This