4 Cara Mengembalikan Artikel WordPress yang Dihapus Maupun yang Terhapus Tidak Sengaja

Kejadian buruk pada saat artikel WordPress terhapus akibat database WordPress crash minggu lalu menginspirasi saya untuk menulis artikel cara mengembalikan artikel WordPress yang dihapus atau terhapus secara tidak sengaja.

Baik artikel yang dihapus secara temporer maupun yang permanen, namun yang perlu kamu ketahui adalah tidak semua cara di bawah ini bisa mengembalikan artikel yang sudah terhapus secara permanen.

Terkadang cara yang akan kita bahas di bawah ini bisa berhasil, ada juga yang tidak berhasil sama sekali. Namun, keempat cara mengembalikan tulisan di WordPress ini wajib kamu coba terlebih dahulu.

Sayangkan sudah nulis banyak, hilang begitu saja. Selain karena masalah database, artikel WordPress bisa terhapus semua juga apabila kamu menghapus user yang memiliki artikel.

Pada saat kamu mau menghapus user yang memiliki artikel di WordPress, situs web akan mengkonfirmasi apakah artikel dari user tersebut mau dipindahkan ke user lain atau tidak.

Jika dipilih tidak, secara otomatis seluruh artikel dari user yang akan dihapus tersebut, akan ikut dihapus juga oleh sistem.

Kamu masih punya kesempatan untuk mengembalikan post WordPress yang terhapus permanen. InsyaAllah masih bisa diusahakan kembali post atau halaman yang terhapus namun perlu effort lebih.

Dan saya juga akan memberikan tips bagaimana mengembalikan halaman WordPress yang dihapus permanen. Kita mulai dahulu dari yang paling mudah, yaitu mengembalikan artikel WordPress yang dihapus secara temporer.

1. Cara Mengembalikan Artikel WordPress Melalui Fitur Tong Sampah

WordPress sendiri memiliki fitur tong sampah, yang di mana pada saat kamu menghapus sebuah laman atau post.

Keduanya tidak akan hilang permanen begitu saja, kamu masih bisa mengembalikannya melalui fitur tong sampah ini.

Cara mengembalikan artikel yang dihapus di WordPress, yaitu dengan mengakses menu Dashboard WordPress, klik bagian Post atau Page, tergantung yang kamu hapus apakah tipe Post atau Page.

Setelah itu, kamu bisa pilih menu Sampah.

4 Cara Mengembalikan Artikel WordPress yang Dihapus Maupun yang Terhapus Tidak Sengaja 1 Minggu, 29 Januari 2023 • Blog Situstarget

Seperti yang terlihat di gambar atas, ada satu Post yang terhapus dan berada di Tong Sampah.

Untuk melakukan restore Post maupun Page, kamu bisa mengklik tombol restore seperti yang terlihat di gambar berikut ini.

Cara mengembalikan post maupun page yang dihapus secara temporer di Blog WordPress

Ketika berhasil dikembalikan artikel atau halaman tersebut akan kembali ke status sebelumnya, apakah akan kembali sebagai Draft atau Telah Terbit (Published).

Nah, ini kondisinya ketika kamu menghapus artikel atau halaman yang masih berada di Tong Sampah atau bisa dibilang artikel atau halaman tersebut dihapus secara temporer.

Bagaimana dengan artikel yang dihapus permanen? Kamu bisa lanjut membaca tutorial berikutnya.

2. Cara Mengembalikan Posts WordPress yang Dihapus Menggunakan Google Cache

Apa itu Google Cache? Google Cache adalah salinan halaman web yang disimpan oleh Google di server-server mereka.

Google Cache berguna apabila kamu ingin mengunjungi sebuah situs web yang tidak lagi tersedia atau memiliki masalah koneksi, kamu dapat mengakses versi cachenya melalui hasil pencarian Google.

Manfaat utama Google Cache adalah memberikan akses ke halaman web yang tidak lagi tersedia atau untuk pengguna yang memiliki masalah koneksi internet yang lambat.

Selain itu Google Cache juga bisa digunakan untuk mengambil salinan halaman web untuk referensi atau arsip pada kasus ini kita akan mengembalikan post WordPress yang terhapus.

Caranya yaitu dengan melakukan pencarian artikel yang terhapus dan sudah terindeks di Google. Kamu bisa menggunakan kata kunci “site:situstarget.com/blog” jangan lupa ubah dengan nama blog kamu.

Cara mengembalikan post WordPress yang terhapus permanen

Seperti yang terlihat di gambar, kamu bisa klik tanda titik tiga vertikal untuk mengakses Google Cache.

Setelah itu, akan ada popup seperti gambar di bawah ini, klik tombol Cache.

Cara menggunakan Google Cache untuk mengembalikan page WordPress yang terhapus

Kamu akan melihat halaman Google Cache, domain yang diakses adalah milik Google bukan Situstarget.

https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:QbADLDC8B6sJ:https://www.situstarget.com/blog/reset-wordpress/&cd=6&hl=id&ct=clnk&gl=id

Ini adalah tampilan dari halaman Google Cache, dari halaman cache ini nantinya kamu bisa mengembalikan artikel atau halaman WordPress yang terhapus.

Tinggal lakukan copy dan paste saja untuk mengembalikan post atau page yang terhapus permanen.

Tampilan halaman Google Cache dari sebuah post yang ada di Blog Situstarget

3. Cara Mengembalikan Tulisan WordPress yang Terhapus Menggunakan Plugin Backup

Plugin backup adalah salah satu plugin wajib yang aktif dan digunakan pada situs WordPress. Ada banyak manfaat apabila kamu menggunakan plugin backup di WordPress di antaranya adalah:

  • Plugin backup akan membuat cadangan secara otomatis dari situs WordPress kamu sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Hal ini akan memudahkan kamu karena tidak perlu memikirkan tentang proses backup secara manual.
  • Jika terjadi masalah dengan situs WordPress, kamu dapat menggunakan plugin backup untuk mengembalikan situs ke versi sebelumnya dengan mudah.
  • Plugin backup biasanya akan menyimpan cadangan di lokasi yang aman, seperti server cloud atau layanan penyimpanan eksternal, sehingga kamu tidak perlu khawatir kehilangan data jika terjadi masalah dengan server hosting kamu.
  • Jika kamu ingin memindahkan situs WordPress ke server yang berbeda, plugin backup dapat membantu kamu dengan membuat cadangan dari situs sehingga kamu dapat dengan mudah memulihkannya ke server yang baru.
  • Plugin backup dapat membantu kamu menjaga data situs WordPress agar tetap aman dengan membuat cadangan secara teratur. Jika terjadi masalah dengan situs WordPress, kamu dapat dengan mudah memulihkan data dengan menggunakan cadangan tersebut.

Berikut ini adalah beberapa daftar plugin untuk backup WordPress:

  1. UpdraftPlus
  2. BackupBuddy
  3. VaultPress
  4. WP Time Capsule
  5. BackWPup
  6. Duplicator
  7. All-in-One WP Migration
  8. BackUpWordPress
  9. BlogVault
  10. WP Database Backup

Setiap plugin di atas memiliki caranya masing-masing untuk melakukan restore backup WordPress. Sebagai contoh, saya akan menggunakan plugin dari All-in-One WP Migration.

Buka menu Dashboard WordPress lalu arahkan ke menu All-in-One WP Migration. Setelah itu, klik menu Backup untuk melakukan restore WordPress.

Cara melakukan restore WordPress menggunakan plugin  All-in-One WP Migration.

Terlihat di gambar di atas ada satu file backup WordPress, klik tanda titik tiga vertikal untuk memunculkan pilihan restore. Kalau kamu melakukan backup harian (daily backup) akan ada banyak list backup nantinya di sana.

Kamu bisa memilih backup satu hari sebelumnya untuk mengembalikan artikel WordPress yang terhapus secara permanen. Tinggal klik tombol restore saja. Atau kalau kamu pakai versi yang gratisan.

Kamu bisa klik tombol impor lakukan drag and drop pada file backup WordPress yang sebelumnya telah kamu download terlebih dahulu di komputer lokal.

Tunggu hasilnya dan artikel atau halaman yang terhapus akan kembali lagi. Cara ini tidak berlaku apabila kamu tidak menggunakan plugin backup sebelumnya. Ada satu cara lagi yang bisa kamu coba, lihat poin berikutnya.

4. Mengembalikan Halaman WordPress yang Dihapus Permanen Melalui Backup Server

Penyedia jasa hosting di Indonesia maupun di luar negeri sudah banyak yang menawarkan fitur backup harian. In case, situs kamu terkena hack, database yang rusak, atau pun kasus artikel yang tidak sengaja terhapus.

Kamu tinggal melakukan open ticket di area member penyedia hosting dan minta agar akun kamu di restore ke satu hari sebelumnya. Tim teknis dari penyedia hosting akan melakukannya secara cuma-cuma.

Solusi ini untuk pengguna shared hosting, bagaimana dengan pengguna VPS? Ada banyak cara dan tergantung dari kustomisasi server VPS kamu juga.

Saya pribadi menggunakan RClone untuk membackup data-data di server ke Google Drive. Selain itu, saya juga memiliki backup server otomatis, backup atau snapshot ini adalah salinan dari disk server.

Kekurangan menggunakan backup server ini adalah pada saat di restore, yang akan terpengaruh tidak hanya satu WordPress saja melainkan keseluruhan situs web yang ada di server.

Cara ini bisa juga untuk mengembalikan halaman atau tulisan di WordPress yang terhapus secara permanen. Dari keempat cara di atas, kamu sendiri sudah coba cara yang mana?

Share yuk pengalaman kamu di Forum Situstarget.

Pin It on Pinterest

Gabung Bersama +30.000 Pembaca Kami!

Daftarkan email anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari Situstarget.com.

Proses pendaftaran hampir selesai, mohon cek email Anda dan Klik tombol konfirmasi.