Cara Mudah Menghitung Tanggal 6 Bulan Setelah Vaksin Kedua Untuk Menerima Vaksin Booster

Salah satu persyaratan untuk bisa menerima vaksin booster, yaitu sudah memiliki e-tiket vaksinasi dosis ke 3.

E-tiket baru keluar di aplikasi pedulilindungi setelah jarak antara vaksin kedua selang 6 bulan lamanya.

Perhitungan 6 bulan ini saya sendiri suka bingung kapan ya kira-kira? Atau tepatnya tanggal berapa ya?

Nah, untuk mempermudah perhitungan tanggal 6 bulan setelah vaksin kedua ini.

Kamu bisa menggunakan kalkulator online yang bernama calculat.io.

Dengan kalkulator tersebut, kamu bisa masukkan tanggal terakhir vaksin kedua itu kapan di sana.

Contoh saya memasukkan tanggal 14 September 2021 (tanggal vaksin kedua saya).

Lalu, saya mau tahu 6 bulan setelahnya itu tanggal berapa.

Cara menghitung tanggal vaksin booster setelah vaksin kedua kamu lakukan melalui kalkulator online.

Setelah kamu atur dahulu kapan terakhir kamu vaksin kedua, lalu pilih 6 months, dan tinggal klik tombol calculate.

Maka jawabannya adalah 14 Maret 2022.

Tanggal saya mendapatkan vaksin booster kedua adalah Maret 2022.

Di kalkulator online tersebut, kamu bisa samakan dengan data tanggal vaksin yang ada di sertifikat vaksin dari pemerintah.

Atau kamu bisa cek di aplikasi pedulilindungi, kapan terakhir kamu vaksin di menu Vaksin Covid-19 > Tiket Vaksin.

Semoga dengan cara ini, kamu bisa jadi lebih mudah untuk mengetahui kapan tepatnya, kamu bisa melakukan vaksin booster ketiga.

Semoga Allah senantiasa menjaga kita semua dari Covid maupun penyakit lainnya.

Jangan lupa selalu berdoa sebagaimana yang Rasulullah ﷺ contohkan:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ اْلأَسْقَامِ

Artinya: Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari segala keburukan segala macam penyakit.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وَالْهَدْمِ وَالْغَرَقِ وَالْحَرِيقِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebinasaan (terjatuh), kehancuran (tertimpa sesuatu), tenggelam, kebakaran, dan aku berlindung kepada-Mu dari dirasuki setan pada saat mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan berpaling dari jalan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan tersengat.

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Artinya: Dengan nama Allah – bila nama-Nya disebut maka segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya – Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Dibaca 3 x).

Pin It on Pinterest

Share This

Gabung Bersama +30.000 Pembaca Kami!

Daftarkan email anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari Situstarget.com.

Proses pendaftaran hampir selesai, mohon cek email Anda dan Klik tombol konfirmasi.