Blog Situstarget » Tips Tekno » 20 Cara Mempercepat Performa Windows 10 Terampuh!
20 Cara Mempercepat Performa Windows 10 Terampuh!

20 Cara Mempercepat Performa Windows 10 Terampuh!

Saat ini penggunaan perangkat komputer sudah dianggap biasa dan tidak asing. Bisa kamu lihat di sekitarmu ada banyak sekali orang-orang yang menggunakan perangkat komputer.

Mulai dari pekerja kantoran, hingga siswa sekolah pasti menggunakan perangkat komputer untuk menunjang kegiatannya. Jenis perangkat komputer yang paling sering digunakan adalah laptop.

Bentuknya yang simple dan mudah dibawa kemana-mana membuat laptop menjadi pilihan banyak orang. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya tipe laptop yang beredar di pasaran luas.

Berbicara mengenai laptop dan PC, tentu saja tak lepas dari yang namanya sistem operasi. Sistem operasi yang paling banyak digunakan saat ini adalah Windows 10.

Sekilas Mengenai Windows 10

Windows 10 merupakan sistem operasi yang digunakan sebagai penyedia layanan pada laptop ataupun PC. Banyak sekali orang yang menggunakan sistem operasi ini.

Alasannya adalah karena Windows 10 merupakan sistem operasi yang paling relevan pada saat ini. Hampir semua perangkat komputer memiliki kecocokan dengan sistem operasi ini.

Selain itu, ternyata Windows 10 juga memiliki kemampuan multitasking. Kamu bisa membuka beberapa aplikasi secara bersamaan tanpa harus menutup salah satu layar.

Kelebihan lainnya yang dapat dirasakan ketika kamu menggunakan Windows 10 adalah adanya aplikasi command. Dengan adanya aplikasi ini, kamu dapat menggunakannya untuk menyelesaikan masalah pada komputer dengan mudah.

Bagi kamu pencinta game, Windows 10 merupakan salah satu sistem operasi ideal karena dilengkapi dengan DirectX 12 yang powerful. Bahkan sistem operasi ini memiliki mode game yang dapat kamu atur agar performa komputer saat bermain game meningkat.

Sistem keamanan yang dimiliki oleh Windows 10 pun sangatlah baik. Sistem operasi ini memiliki Windows Defender yang dapat melindungi komputer dari serangan virus ataupun malware.

Cara Mempercepat Performa Windows 10

Ada sebagian orang yang seringkali merasa laptop atau PC nya bekerja dengan lambat. Padahal kondisi laptop atau PC tersebut masih bagus.

Untuk mempercepat kinerja laptop ataupun mempercepat kinerja PC, kamu dapat memeriksa sistem operasi Windows 10, barangkali terdapat sedikit masalah pada Windows 10 mu.

Windows 10 memang terkenal memiliki sistem yang cepat. Tetapi seiring berjalannya waktu, kinerja dari Windows 10 dapat menurun.

Faktor bug, kapabilitas, virus, ataupun malware dapat menjadi penyebab dari menurunnya performa Windows 10. Akibatnya kinerja laptop atau PC menjadi lemot.

Selain itu, perangkat komputer juga berpengaruh terhadap performa Windows 10. Perangkat komputer yang memiliki umur yang lama bisa jadi penyebab menurunnya kinerja pada Windows 10.

Kamu juga dapat melakukan penggantian ataupun penambahan pada perangkat komputer jika diperlukan. Barangkali dengan cara tersebut, kinerja perangkat akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Mengatasi Windows 10 yang lemot sangatlah mudah untuk dilakukan. Ada banyak sekali cara untuk mempercepat Windows 10 yang dapat kamu coba sendiri.

Berikut ini merupakan 20 cara yang dapat kamu lakukan jika ingin meningkatkan performa Windows 10. Cara tersebut antara lain adalah:

1. Restart Perangkat Kamu

Cara pertama yang dapat kamu lakukan jika perangkat komputer lemot adalah me-restart perangkat PC atau laptop. Cara ini merupakan hal yang paling sederhana dan mudah untuk dilakukan.

Meskipun demikian, cara ini jarang sekali terpikir oleh sebagian orang. Padahal me-restart perangkat merupakan cara pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah umum yang dialami perangkat komputer.

Dengan me-restart perangkat komputer, sistem akan menghentikan semua aktivitas yang sedang dilakukan. Kemudian data yang berhubungan dengan aktivitas yang sedang berjalan akan dihapus dari memori.

Setelah itu, sistem akan memuat ulang perangkat komputer tersebut. Dengan demikian, keadaan komputer akan menjadi sama seperti pada saat baru dihidupkan dengan performa yang meningkat.

Cara ini dapat membuat kinerja komputer menjadi lebih baik. Sistem operasi yang digunakan pun akan dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama.

Jika merasa kinerja Windows 10 melambat, maka tak ada salahnya untuk me-restart perangkat komputer. Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk restart perangkat komputer adalah:

  • Klik start yang biasanya dengan gambar ikon jendela. Letak ikon ini berada di pojok kanan layar.
  • Setelah itu klik lah ikon tombol power. Nantinya kamu akan ada beberapa pilihan seperti shut down, sleep, hibernate, dan restart.
  • Pastikan kamu memilih pilihan restart karena pilihan sleep dan hibernate tidak akan membantumu dalam menghentikan aktivitas yang sedang dilakukan.
  • Komputer kamu pun akan me-restart dan akan memuat ulang kembali.
Coba restart komputer atau laptop kamu untuk mengembalikan performa Windows 10

2. Nonaktifkan Aplikasi Startup Untuk Meningkatkan Performa Windows 10

Cara lainnya yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan performa Windows 10 adalah dengan menonaktifkan aplikasi startup.

Aplikasi startup merupakan aplikasi yang selalu berjalan di latar belakang pada saat komputer dihidupkan.

Adanya aplikasi ini tentu saja membuat sumber daya komputer menjadi terbagi. Hal inilah yang seringkali membuat kinerja komputer menjadi lambat.

Kamu bisa menonaktifkan aplikasi tersebut untuk meningkatkan kinerja Windows 10. Dengan demikian, sumber daya komputer bisa digunakan untuk aplikasi yang akan kamu gunakan saja.

Untuk menonaktifkan aplikasi startup dan aplikasi lainnya yang tidak digunakan, kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut.

  • Buka menu pengaturan pada PC ataupun laptop
  • Kemudian, pilihlah pilihan ‘Apps’ dan akan muncul kolom yang menampilkan beberapa pilihan yang bisa kamu pilih.
  • Pilihlah pilihan ‘Startup’ untuk menonaktifkan aplikasi mengganggu yang berjalan di latar belakang
  • Kliklah menu ‘Sort by’ lalu pilihlah pilihan ‘Startup impact’
  • Di sana kamu akan melihat daftar aplikasi yang sedang berjalan di latar belakang. Pilihlah aplikasi yang akan kamu non-aktifkan. Kami menyarankan untuk menonaktifkan aplikasi yang ditandai sebagai ‘high impact’
Tips meningkatkan performa Windows 10 yaitu dengan mematikan aplikasi startup dengan startu high impact
  • Setelah selesai, restart kembali perangkat komputer

Setelah melakukan cara ini, dijamin kinerja dari laptop ataupun PC kamu dapat meningkat. Besarnya peningkatan tergantung seberapa banyak dan jenis aplikasi startup yang dinonaktifkan.

3. Menonaktifkan Aplikasi yang Kembali Dijalankan Pada Proses Startup

Selain aplikasi startup, aplikasi lainnya yang kembali dijalankan pada saat startup juga dapat membuat kinerja dari Windows 10 menjadi menurun. Hal ini dikarenakan sebagian memori digunakan untuk proses ini dan aplikasi yang akan kamu jalankan hanya memiliki sedikit memori.

Berbeda dari versi sebelumnya, Windows 10 memiliki fitur untuk memuat ulang dan menjalankan kembali aplikasi dari sesi sebelumnya. Proses ini terjadi sesaat setelah kamu reboot atau bahkan sebelum kamu masuk.

Sebenarnya fitur ini merupakan fitur yang sangat berguna. Fitur ini dapat membuat proses memuat aplikasi yang kamu tinggalkan di sesi sebelumnya menjadi lebih cepat.

Namun jika tidak membutuhkan aplikasi sebelumnya untuk berjalan pada sesi saat ini, kamu dapat menutup aplikasi tersebut. Dengan demikian, sumber daya yang komputer miliki menjadi lebih banyak.

Hal ini dapat membuat kinerja perangkat komputer menjadi meningkat. Waktu yang digunakan untuk memuat sebuah aplikasi pun akan menjadi lebih cepat, sehingga tidak akan membuang banyak waktumu.

Adapun cara yang dapat kamu lakukan untuk menonaktifkan aplikasi tersebut adalah:

  • Pada perangkat komputermu, bukalah menu pengaturan
  • Setelah itu, pilihlah pilihan ‘account’ dengan cara mengkliknya
  • Kamu akan melihat beberapa pilihan. Pilihlah menu ‘Sign-in options’
Cara Meningkatkan Performa Windows 10 dengan mematikan fitur restart application pada sign-in options.
  • Kemudian turn off toggle switch pada pilihan ‘Restart application’. Dengan demikian, kamu akan menghentikan komputer untuk memuat ulang kembali aplikasi yang telah berjalan di sesi sebelumnya sehingga performa komputer menjadi meningkat.

4.  Menonaktifkan Aplikasi Lainnya yang Berjalan di Latar Belakang

Windows 10 juga memungkinkan perangkat untuk menjalankan aplikasi di latar belakang. Hal ini tentu saja dapat membuat sumber daya komputer menjadi terpakai.

Tak jarang ada banyak sekali aplikasi yang berjalan di latar belakang tanpa kamu sadari. Satu-satunya hal yang bisa kamu sadari adalah menurunnya kinerja dari perangkat komputer.

Untuk mengembalikan kinerja komputer, kamu dapat mencoba untuk menonaktifkan aplikasi yang berjalan di latar belakang tersebut. Pilihlah aplikasi yang benar-benar tidak sedang kamu butuhkan.

Adapun cara yang dapat dilakukan untuk memberhentikan aplikasi yang sedang berjalan tersebut adalah:

  • Bukalah menu pengaturan yang ada pada perangkat kamu
  • Kemudian pilihlah menu ‘privacy’ pada pengaturan tersebut dan nantinya kamu akan melihat beberapa menu lainnya
  • Karena kamu akan menonaktifkan aplikasi yang sedang berjalan di latar belakang, maka pilih pilihan ‘background apps’
  • Di sana akan muncul daftar aplikasi yang sedang berjalan di latar belakang perangkat kamu. Matikan aplikasi yang tidak dibutuhkan dengan mengubah switch pada daftar aplikasi tersebut menjadi off.
Mematikan background apps pada Windows 10 untuk meningkatkan performa Windows 10 agar lebih cepat
  • Langkah opsional: kamu dapat menonaktifkan pilihan ‘Let apps run in the background toggle’ dengan cara mengubah switch menjadi keadaan off

Setelah menonaktifkan beberapa aplikasi yang tidak digunakan, maka perangkat kamu akan berjalan dengan lebih cepat. Hal ini dikarenakan sumber daya yang tersedia menjadi banyak.

Aplikasi yang bisa dinonaktifkan adalah aplikasi yang berasal dari Microsoft Store. Bagi aplikasi yang berjalan berdasarkan sistem pada desktop, kamu harus melakukan pengaturan aplikasi untuk menonaktifkannya.

5. Menghapus Aplikasi Non-Essential

Biasanya perangkat komputer baru akan dibekali dengan berbagai macam aplikasi yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Aplikasi tersebutlah yang biasanya akan menyia-nyiakan ruang penyimpanan.

Jika sudah begitu, maka performa perangkat juga akan menjadi turun. Apabila kamu ingin meningkatkan performa perangkat komputer, maka menghapus aplikasi tersebut merupakan cara yang bisa kamu pilih.

Langkah-langkah yang harus kamu lakukan untuk menghapus aplikasi tersebut antara lain adalah:

  • Bukalah menu pengaturan pada perangkat komputer milikmu
  • Kemudian, kliklah pilihan menu ‘Apps’ yang tersedia
  • Kamu akan melihat beberapa pilihan menu lainnya yang harus dipilih, pilihlah menu ‘Apps and features’
  • Pilihlah aplikasi yang akan kamu uninstall dan hapus
  • Setelah itu, kliklah pilihan uninstall maka perangkat komputer akan menguninstall dan menghapus data yang berhubungan dengan aplikasi tersebut.
Cara mematikan aplikasi bawaan Windows 10 yang kamu tidak butuhkan untuk meningkatkan performa Windows 10
  • Lakukan langkah ini secara berulang untuk menghapus aplikasi lainnya yang tidak kamu butuhkan.

6.  Ganti Aplikasi Bawaan Perangkat dengan Aplikasi yang Lebih Bagus

Setiap perangkat komputer terdapat aplikasi bawaan. Aplikasi tersebut terkadang tidak kita kenali dan memiliki performa yang buruk.

Bahkan terkadang aplikasi bawaan yang terdapat pada perangkat komputer merupakan aplikasi versi lama. Aplikasi versi lama biasanya memiliki performa yang lebih buruk daripada versi terbaru.

Selain itu, aplikasi bawaan tersebut biasanya memakan ruang penyimpanan yang cukup banyak pada perangkat komputer. Hal inilah yang membuat kinerja perangkat komputer kamu menjadi lambat.

Kamu bisa mengganti aplikasi bawaan tersebut dengan aplikasi yang lebih baru dan berkualitas. Biasanya aplikasi yang memiliki kualitas bagus tidak akan mengganggu performa komputer.

Aplikasi baru dapat dengan mudah didapatkan melalui Microsoft Store. Kamu akan menemukan aplikasi yang sudah diuji dan terbukti memiliki kualitas yang baik.

Namun, pilihlah aplikasi yang cocok dan sesuai untuk sistem operasi Windows 10. Jika aplikasi yang diinstall tidak sesuai dengan Windows 10, maka aplikasi tersebut tidak akan bekerja secara maksimal.

Keamanan dari aplikasi-aplikasi yang ada pada Microsoft Store sudah sangat terjamin kualitasnya. Dengan demikian, kamu tidak perlu merasa takut untuk mengunduh dan menginstall aplikasi tersebut.

Adapun cara yang dapat dilakukan untuk menginstall aplikasi dari Microsoft Store adalah sebagai berikut.

  • Bukalah Microsoft Store yang tersedia di setiap perangkat komputer yang menggunakan Windows 10
  • Gunakanlah kotak pencarian yang berada di pojok kanan atas untuk menemukan aplikasi apa yang akan diinstal.
Cara menginstal aplikasi melalui Microsoft Store
  • Jika sudah menemukan aplikasi apa yang akan di install, maka klik aplikasi tersebut.
  • Kemudian klik ‘install’ button untuk menginstall aplikasi tersebut.
Cara menginstal aplikasi melalui Microsoft Store

Setelah langkah-langkah tersebut, maka aplikasi yang kamu pilih akan terinstall pada perangkat komputer. Jika tidak menemukan aplikasi yang kamu cari, coba cari aplikasi tersebut pada website terpercaya.

Pilihlah website yang menyediakan aplikasi yang terpercaya. Biasanya website yang terpercaya juga akan memberikan cara untuk menginstall aplikasi tersebut.

7. Bersihkan Ruang Penyimpanan Hard Disk

Kamu juga dapat membersihkan ruang penyimpanan pada hard disk laptop atau PC. Ruang penyimpanan yang penuh tentu saja dapat menurunkan performa dari Windows 10.

Baik Disk Hard Drive (HDD) ataupun Solid-State Drive (SSD) semuanya harus dibersihkan ketika hampir penuh. Membiarkan ruang penyimpanan penuh akan sangat mempengaruhi kinerja dari komputer.

Apalagi saat kamu baru saja membeli perangkat komputer tersebut. Bisa saja 70% ruang penyimpanan penuh oleh aplikasi yang tidak kamu gunakan.

Maka dari itu, penting untuk melakukan pemeriksaan dan penghapusan terhadap aplikasi dan data-data yang tidak kamu gunakan. Dengan demikian, space ruang penyimpanan menjadi lebih banyak.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah proses penyimpanan mempengaruhi kinerja perangkat adalah dengan menggunakan Storage Sense. Cara kerjanya adalah dengan menghapus file sementara dan mengembalikan ruang penyimpanan yang terpakai.

Untuk mengembalikan ruang penyimpanan yang terpakai menggunakan Storage Sense, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, diantaranya adalah:

  • Buka menu pengaturan, kemudian buka juga menu ‘system’
  • Setelah itu, pilihlah pilihan ‘storage’ yang tersedia
  • Pada bagian bawah “local disk”, pilihlah ‘Temporary files’. Jika kamu tidak menemukannya, klik ‘Show more categories’ untuk menemukan menu tersebut.
  • Pilihlah folder atau file yang akan kamu hapus untuk mengosongkan ruang penyimpanan
  • Kemudian klik ‘delete’ pada folder atau file yang telah dipilih tersebut

8. Menggunakan Defragmentasi Drive

Jika perangkat komputer yang kamu gunakan merupakan perangkat lama, maka biasanya drive yang digunakan berupa piringan putar. Cara meningkatkan performa dan daya tanggap mesin adalah dengan mengatur data.

Defragmentasi drive dapat kamu jalankan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut.

  • Bukalah menu pengaturan pada perangkat komputer kamu
  • Lalu pilihlah menu ‘system’ dan pilih lagi menu ‘storage’
  • Pada bagian bawah ‘More storage setting’, kamu akan melihat pilihan ‘Optimize devices’. Kliklah pilihan tersebut.
Cara melakukan defragmentasi drive pada Windows 10
  • Pilihlah drive yang akan dilakukan defragmentasi
  • Kemudian kliklah ‘optimize’ button pada pojok kanan bawah kotak dialog
Cara optimasi Drive pada Windows 10

Setelah langkah-langkah tersebut dilakukan, utilitas akan melakukan pengaturan ulang pada file yang ada pada drive tersebut. Dengan demikian, file tersebut akan lebih cepat diakses ketika diperlukan kembali.

Namun proses yang dilakukan ini dapat memakan waktu yang cukup lama. Bahkan apabila jumlah data yang disimpan pada drive banyak, maka bisa memakan waktu semalaman.

Jika perangkat komputer kamu menggunakan SSD, penggunaan alat defragmentasi akan membuat perintah trim dijalankan. Fungsinya adalah untuk memberi tahu perangkat penyimpanan tentang blok dengan data yang dapat dihapus dengan aman.

Proses yang dilakukan tersebut terbukti dapat meningkatkan performa Windows 10 secara signifikan. Hal ini dikarenakan blok tidak perlu lagi melakukan penghapusan blok selama penulisan data.

9. Melakukan Konfigurasi ReadyBoost

Selain melakukan defragmentasi drive, kamu juga dapat melakukan konfigurasi ReadyBoost. Ini berlaku untuk perangkat komputer keluaran lama yang masih menggunakan piringan putar.

ReadyBoost pada Windows 10 ternyata sudah ada sejak bertahun-tahun lamanya dulu. Fitur ini menggunakan flash drive ataupun kartu memori untuk menyimpan cache, sehingga kinerja sistem dapat ditingkatkan secara keseluruhan.

Untuk melakukan konfigurasi ReadyBoost langkah-langkah yang harus kamu lakukan antara lain adalah:

  • Sambungkan flash drive USB pada perangkat komputer kamu
  • Kemudian, bukalah file explorer
  • Pada panel kiri, pilih dan klik pilihan ‘This PC’
  • Lihatlah pada bagian bawah ‘Devices and drives’, dan klik kanan pada flash drive USB kemudian pilihlah ‘properties’
Cara menggunakan readyboost pada perangkat Flashdisk di Windows 10
  • Kliklah pada tab ReadyBoost, kemudian klik ‘apply’ lalu ‘oke’
  • Setelah proses selesai, kamu dapat mencabut flash drive USB dari perangkat komputer

10. Melakukan Pemindaian Malware

Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan performa Windows 10 adalah dengan melakukan pemindaian malware. Biasanya malware lah yang menyebabkan sumber daya komputer terkuras.

Jika sudah begitu, maka performa perangkat komputer akan menjadi lambat. Bahkan dalam beberapa kasus, perangkat komputer sampai tidak bisa digunakan akibat adanya malware.

Windows 10 hadir dengan fitur yang dapat mendeteksi malware pada perangkat komputer kamu. Fitur tersebut adalah Windows Defender.

Baca juga: Uninstal Adobe Flash Dari Komputer Kamu Sekarang!

Namun, kamu tidak bisa mengandalkan Windows Defender sepenuhnya untuk mengatasi malware.

Ada kalanya kamu harus melakukan pemindaian secara menyeluruh terhadap perangkat komputer sesekali secara bertahap.

Cara yang dapat dilakukan untuk memindai perangkat komputer antara lain adalah:

  • Bukalah menu start pada komputer
  • Kemudian carilah menu ‘Windows Security’ pada kolom pencarian dan pilihlah pencarian teratas
  • Kliklah pilihan ‘Virus & threat protection’
  • Dibawah menu ‘Virus & threat protection updates’ klik pilihan Check for updates
Cara memperbaharui database pada Windows Defender
  • Lalu akan muncul menu security intelligence dan klik kembali tombol ‘Check for updates’
Check for update pada Windows Defender
  • Selanjutnya pilih menu ‘Virus & threat protection’ pada panel sebelah kiri
  • Di bagian bawah section ‘Current threats’, pilihlah pilihan ‘Scan options’
Cara melakukan scan malware pada Windows Defender
  • Pada bagian scan options, pilihlah pilihan full scan kemudian klik tombol ‘scan now’
Cara melakukan full scan pada Windows Defender

Setelah proses pemindaian selesai, Windows 10 akan mendeteksi malware yang ada pada perangkat. Selain itu, performa dari perangkat pun akan ditingkatkan.

Jika kamu tidak dapat menggunakan Microsoft Defender untuk proses pemindaian, ada kemungkinan perangkat telah terinfeksi malware yang cukup kompleks. Malware tersebut biasanya tidak bisa dihapus saat sistem operasi sedang berjalan.

Proses penghapusan malware biasanya dilakukan secara offline. Untuk melakukan penghapusan tersebut, kamu harus mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Bukalah menu start dan cari ‘Windows Security’ pada kolom pencarian
  • Selanjutnya klik ‘Virus & threat protection’
  • Kemudian, pada bagian bawah section ‘Current threats’ pilihlah menu ‘scan options’
  • Setelah itu, pilihlah pilihan ‘Microsoft Defender Offline scan’ dan klik tombol ‘scan now’
Cara melakukan pemindaian Windows Defender secara offline

Setelah melakukan pemindaian perangkat secara online, sistem akan me-restart secara otomatis menuju experience of Microsoft Defender. Pada saat ini, sistem akan melakukan penghapusan terhadap malware yang mengancam.

11. Selalu Menginstall Pembaruan Sistem Operasi

Secara berkala, Microsoft akan merilis pembaruan terhadap sistem operasi. Pembaruan tersebut bertujuan untuk memperbaiki masalah yang ada, menambah fitur dan meningkatkan keamanan.

Meskipun terkadang terdapat hal-hal yang tidak berguna, nyatanya pembaruan dapat meningkatkan performa Windows 10. Berikut ini merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melakukan pembaruan.

Install Cumulative Updates

Pembaruan pada Windows 10 biasanya terjadi secara otomatis. Namun, kamu bisa mengaturnya agar proses pembaruan tidak terjadi secara otomatis.

Jika saat ini komputer kamu mengalami perlambatan kinerja, maka ada kemungkinan versi baru yang lebih baik sudah tersedia. Oleh karena itu, untuk meningkatkan performa perangkat komputer, kamu dapat melakukan pembaruan pada Windows 10.

Adapun cara yang dapat bisa kamu lakukan untuk melakukan pembaruan pada Windows 10 adalah:

  • Bukalah menu pengaturan
  • Kemudian klik menu ‘Update & Security’
  • Lalu pilihlah menu ‘Windows update’
Cara memperbaharui Windows 10
  • Setelah itu klik pada tombol ‘Check for updates’
  • Pada bagian bawah ‘Optional updates available’ klik menu ‘Download and install now’ jika pembaruan tersedia
  • Setelah semuanya selesai restart perangkat komputer kamu

Upgrade to latest version

Untuk meningkatkan kinerja dari Windows 10, kamu dapat melakukan pembaruan untuk versi terbaru. Peningkatan versi terbaru ini membuat performa dari perangkat menjadi meningkat, sehingga kamu bisa menjadi lebih produktif.

Kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk mengupgrade versi terbaru ini, diantaranya adalah:

  • Bukalah pengaturan pada perangkat komputer
  • Kemudian pilih menu ‘Update & Security’ lalu pilih pilihan ‘Windows update’
  • Setelah itu klik tombol ‘Check for updates’
Cara update Windows 10 untuk mendapatkan pembaruan fitur
  • Jika tersedia update Windows 10, maka klik tombol ‘Download and install now’ yang berada di bawah ‘Feature Update’
  • Setelah semuanya selesai, maka kliklah pilihan ‘Restart now’

Update device drivers

Kinerja komputer yang lambat juga bisa disebabkan oleh driver yang memiliki kapabilitas yang buruk. Untuk mengatasi masalah tersebut, kamu dapat mengunduh dan menginstall driver yang stabil.

Kamu dapat menginstall driver tersebut secara manual pada perangkat komputer. Sebelum itu, kamu harus mengunduh terlebih dahulu driver yang akan diinstall.

Pastikan bahwa kamu mengunduh driver tersebut dari situs website produsen perangkat komputer. Dengan demikian, keamanan dari driver yang akan diinstall menjadi terjaga.

Setelah mengunduh file driver yang akan diinstall, bukalah kompresi file tersebut. Kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Bukalah menu start, kemudian carilah ‘Device Manager’ menggunakan kolom pencarian
  • Perluas cabang pada driver yang bermasalah. Misalkan ‘display adapter’ yang digunakan untuk memperbarui driver video
  • Setelah menentukan driver apa yang akan diupdate, klik kanan pada pilihan driver tersebut. Jika kamu ingin mengupdate driver lama,klik ‘Update driver’
Cara melakukan update driver pada Windows 10
  • Namun, jika kamu ingin menggunakan driver yang baru saja diunduh, klik pada pilihan ‘Browse my computer for driver software’
  • Pada bagian bawah ‘Search for drivers in this location’ klik tombol ‘Browse’
  • Pilihlah folder yang berisi file instalasi driver
  • Klik tombol ‘ok’, kemudian tombol ‘Next’
  • Setelah semuanya selesai, klik tombol ‘Close’

Update applications

Penyebab kinerja perangkat menjadi lambat bisa jadi aplikasi yang sudah kadaluarsa. Hal ini mungkin saja terjadi dikarenakan adanya bug ataupun virus yang menginfeksi Windows 10.

Walaupun aplikasi pada Windows 10 bisa diperbaharui secara otomatis, terdapat beberapa aplikasi yang harus diperbarui secara manual. Jika kamu memiliki aplikasi yang memiliki kinerja yang buruk, berarti aplikasi tersebut harus diperbaharui.

Kamu dapat mengecek website resmi perangkat komputer kamu untuk mengunduh aplikasi dengan versi terbaru. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Bukalah aplikasi “Microsoft Store”
  • Kemudian klik ‘see more’ pada bagian pojok kanan atas halaman
  • Pilihlah pilihan ‘Download & updates’
Cara melakukan pembaruan aplikasi di Microsoft Store
  • Klik tombol ‘Get updates’ lalu pilih ‘Update all’

12. Beralih ke High Performance Power Plan

Windows 10 menawarkan paket yang berbeda, yaitu paket balanced, paket power saver, dan paket high performance. Paket tersebut hadir guna meningkatkan dan mengoptimalkan penggunaan daya.

Jika kamu meningkatkan performa sistem, pilihlah paket high performance. Paket tersebut memungkinkan perangkat menggunakan lebih banyak daya agar beroperasi dengan lebih cepat.

Jika ingin beralih ke high performance power plan maka kamu harus melakukan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Buka menu pengaturan, kemudian buka pilihan ‘power & sleep’
  • Dibawah section ‘related section’, klik pilihan ‘additional power settings’
Cara mengaktifkan high performance pada Windows 10
  • Klik pilihan ‘Show additional plans’ kemudian pilih ‘High performance power plan’
Cara mengaktifkan fitur high performance pada laptop atau PC Windows 10

Jika power plan yang kamu pilih tidak tersedia, kamu mungkin harus membuat custom power plan. Pada laptop, kamu juga dapat mengubah ‘power mode’ untuk meningkatkan kinerja.

Cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengklik ikon baterai pada taskbar. Kemudian pilih opsi kinerja terbaik menggunakan slider.

13. Menonaktifkan Visual Effect pada Sistem

Pada Windows 10, seringkali terdapat banyak visual effect yang biasanya digunakan untuk membuat tampilan semakin menarik. Contoh visual effect adalah bayangan ataupun animasi.

Bahkan dalam tingkatan yang lebih tinggi, visual effect dapat berupa blur, transparansi, ataupun bagian yang menampilkan sorotan. Visual effect tersebut tentu saja memakan banyak sekali sumber daya perangkat.

Meskipun membuat tampilan menjadi lebih menarik, ada baiknya kamu menonaktifkan saja visual effect ini. Selain dapat menghemat sumber daya, langkah ini juga dapat berguna untuk meningkatkan kinerja dari Windows 10.

Cara Menonaktifkan Visual Effect

Berikut ini merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan jika kamu ingin menonaktifkan visual effect seperti bayangan, animasi dan smooth font.

  • Bukalah menu pengaturan, kemudian pilih menu ‘System’
  • Setelah itu klik menu ‘About’
  • Pada bagian bawah ‘Related settings’ kliklah pilihan ‘Advanced system settings’ yang berada pada panel sebelah kanan
  • Kemudian pilih tab ‘Advanced’ dan pada bagian bawah bagian performance klik ‘setting’
  • Pilihlah tab ‘Visual effect’ yang berada di bagian atas kemudian pilih ‘Adjust for best performance’ untuk menonaktifkan semua visual effect.
  • Klik ‘Apply’ lalu ‘Ok’

Menonaktifkan Transparency Effects

Jika kamu juga ingin mengaktifkan transparency effect, berikut ini merupakan cara yang dapat dilakukan.

  • Pada meu pengaturan, pilihlah menu ‘Personalize’
  • Pilihlah pilihan ‘Colors’ yang berada di panel sebelah kiri
  • Kemudian ubah switch toggle menjadi keadaan off
Cara menonaktifkan effect pada Windows 10

Setelah kamu menonaktifkan semua visual effect, maka performa laptop atau PC menjadi meningkat. Selain itu, sumber daya yang tersedia pun menjadi semakin banyak.

14. Memperbesar Ukuran File Halaman

Banyak orang yang tidak tahu mengenai file halaman ini. File halaman merupakan file tersembunyi yang ada pada hard drive.

Halaman ini memiliki fungsi sebagai luapan memori sistem yang akan menyimpan data milik aplikasi yang sedang berjalan. Untuk meningkatkan kinerja sistem, maka kamu dapat memperbesar ukuran file pada halaman ini.

Untuk memperbesar ukuran file halaman ini, kamu dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Pada menu pengaturan, kamu dapat memilih menu ‘System’
  • Setelah itu klik menu ‘About’ dan lihatlah pada bagian bawah ‘Related settings’
  • Kliklah pilihan ‘Advanced system settings’ yang berada pada panel sebelah kanan
  • Kemudian pilih tab ‘Advanced’ yang ada di bagian atas halaman
  • Pada bagian bawah bagian performance klik ‘setting’
  • Selanjutnya pilih tab ‘Advanced’ dan di bawah ‘Virtual memory’ klik tombol ‘Change’
  • Clear pilihan ‘Automatically manage paging files size for all drives’ dan pilih ‘Custom size’
  • Isilah ukuran inisial dan maksimal file halaman ini dalam skala Megabyte
  • Klik tombol ‘Set’ kemudian pilih ‘Oke’
  • Setelah semuanya selesai, restratlah perangkat komputer mu

Setelah melakukan restart, Windows 10 kamu akan mengalami peningkatan yang pesat. Hal ini dikarenakan kapasitas memori yang digunakan untuk menyimpan data aplikasi yang sedang berjalan menjadi lebih besar.

Jika mengalami masalah setelah melakukan penambahan ukuran file halaman, kamu tidak perlu khawatir. Kamu hanya perlu mengubah ukuran file tersebut sesuai dengan ukuran awal.

Langkah-langkah yang harus dilakukan sama dengan proses mengubah ukuran file. Hanya saja, pada saat kamu harus mengganti pilihan ‘Automatically manage paging files size for all drives’ menjadi ‘System managed size option’

Kemudian kamu harus mencentang pilihan ‘check the Automatically manage paging files size for all drives’. Dengan demikian, ukuran halaman file akan kembali ke ukuran semula.

15. Menonaktifkan Indeks Pencarian

Windows 10 memiliki fitur indeks pencarian yang dapat memudahkan kamu dalam mencari file ataupun aplikasi yang dibutuhkan. Namun fitur ini ternyata dapat memakan banyak sekali sumber daya perangkat.

Dengan demikian, perangkat komputer bisa bekerja dengan lambat. Kamu dapat menonaktifkan fitur pencarian ini agar performa Windows 10 menjadi meningkat.

Untuk mengganti fungsi dari fitur ini, kamu dapat mengatur file-file dan aplikasi yang sering digunakan. Dengan demikian, kamu dapat langsung menemukan file ataupun aplikasi yang sering digunakan dengan mudah.

Berikut ini merupakan cara yang dapat dilakukan untuk menonaktifkan indeks pencarian.

  • Buka menu pengaturan kemudian pilih pilihan ‘Search’
  • Kemudian klik ‘Search Windows’
  • Dibawah bagian ‘More Search Indexer Settings’ klik pilihan ‘Advanced Search Indexer Settings’
Cara menonaktifkan fitur indeks pencarian pada Windows 10
  • Setelah itu, klik tombol ‘Modify’ lalu ‘Show all locations’
Pilihan pengindeksan pada Windows 10
  • Di bawah bagian ‘Change selected locations’ pilih semua lokasi yang telah dipilih
  • Lalu klik ‘Ok’ kemudian ‘Close’

Setelah melakukan cara tersebut, maka indeks pada Windows 10 tidak akan bisa digunakan. Performa komputer kamu pun akan meningkat dan pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat.

16. Pulihkan Status Kerja Sebelumnya

Terkadang komputer kamu bisa saja mengalami pelambatan kinerja setelah menginstall versi terbaru dari sistem. Hal ini juga terkadang berlaku bagi aplikasi ataupun driver yang digunakan oleh perangkat kamu.

Jika tidak menemukan mengapa komputer menjadi berjalan dengan lambat, maka kamu dapat melakukan undo working state sebelumnya. Cara ini dapat dilakukan dengan menggunakan System Restore point.

Cara yang dapat kamu lakukan antara lain adalah:

  • Pada komputer kamu, klik menu start
  • Carilah ‘Create a restore point’ pada kolom pencarian
  • Kemudian pilihlah aplikasi ‘System Properties’
  • Pada tab bagian atas, pilihlah tab ‘System Protection’ lalu pilihlah tombol ‘System Restore’
  • Kemudian pilih tombol ‘Next’ pada bagian bawah halaman
  • Pilihlah titik pemulihan terbaru untuk menyelesaikan masalah kinerja
  • Setelah itu, pilih tombol ‘Scan for affected programs’ untuk mengidentifikasi aplikasi yang akan dihapus jika diinstal setelah titik pemulihan dibuat.
  • Setelah semua selesai, klik tombol ‘Close’ lalu ‘Next’
  • Untuk menyudahi semua proses, klik tombol ‘Finish

Setelah kamu menyelesaikan langkah-langkah tersebut, komputer akan kembali ke keadaan sebelumnya. Keadaan dimana tidak ada masalah sebelumnya.

Saat menerapkan restore point, file kamu akan tetap dipertahankan. Akan tetapi proses yang terjadi akan menghapus perubahan sistem, pembaruan, driver, dan aplikasi yang diinstal setelah restore point dibuat.

Pemulihan sistem ini tidak diaktifkan secara default. Ini berarti, kamu harus mengaturnya sebelum dapat mengembalikan perubahan sistem.

17. Memperbaiki File Setup pada Windows 10

Kinerja Windows 10 yang buruk pasti memiliki penyebabnya. Salah satu penyebab yang mungkin adalah kerusakan file setup pada Window 10.

Kerusakan membuat Windows 10 tidak dapat bekerja secara baik dan maksimal. Akibatnya performa kinerja menjadi menurun dari waktu ke waktu.

Jika terjadi kerusakan pada file setup Windows 10, kamu harus segera memperbaikinya. Dengan demikian, kinerja Windows 10 dapat kembali seperti semula.

Kamu dapat memperbaiki kerusakan file setup ini sendiri. Langkah-langkah yang harus dilakukan pun tergolong mudah sehingga bisa kamu lakukan sendiri.

Terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki file setup pada Windows 10. Cara pertama adalah dengan menggunakan Deployment Image Service and Management Tool (DISCM) dan cara kedua adalah dengan menggunakan System File Checker (SFC).

Dua cara ini dapat kamu lakukan ketika ingin melakukan perbaikan pada file setup tanpa harus melakukan penginstallan ulang. Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan pada setiap cara tersebut adalah:

Memperbaiki file instalasi dengan menggunakan DISM

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memperbaiki file setup menggunakan DISM adalah sebagai berikut.

  • Pada bagian pojok kiri bawah desktop, klik menu ‘Start’
  • Kemudian pada kolom pencarian, ketikkan ‘Command Prompt’
  • Lalu klik kanan pada ‘Command Prompt’ tersebut dan pilih pilihan ‘Run as administrator’
  • Ketika telah terbuka, ketikkan kode berikut “DISM /Online /Cleanup-image /Restorehealth”
  • Terakhir, tekan tombol ‘Enter’ pada keyboard

Setelah selesai melakukan cara tersebut, komputer kamu akan kembali berjalan dengan normal, Namun, jika proses pemindaian mengalami masalah, maka kamu harus menggunakan SCF juga.

Memperbaiki file instalasi dengan menggunakan SFC

Adapun cara yang harus dilakukan untuk memperbaiki file instalasi dengan menggunakan SFC antara lain adalah:

  • Klik ikon jendela pada pojok kiri desktop untuk membuka menu ‘Start’
  • Setelah itu buka kembali ‘Command Prompt’ dengan klik kanan pada menu tersebut kemudian pilih ‘Run as administration’
  • Setelah ‘Command Prompt’ terbuka, ketikkan kode berikut ini

“sfc /scannow”

  • Kemudian tekan tombol ‘Enter’ pada keyboard

Cara tersebut dapat mengatasi masalah yang ada pada kinerja Windows 10. Dengan demikian, performanya dapat meningkat dan kembali ke keadaan semula.

18. Setel Ulang Perangkat ke Mode Factory Defaults

Alternatif lainnya yang bisa kamu coba untuk meningkatkan kinerja Windows 10 adalah dengan menyetel ulang perangkat ke mode factory defaults.

Selain untuk meningkatkan kinerja perangkat, cara ini dapat dilakukan untuk menghemat baterai, dan meningkatkan startup.

Namun jika memilih untuk menghapus file pada saat proses penyetelan, kamu harus mempertimbangkan mengenai pembuatan cadangan file. Kamu dapat membuat cadangan file yang akan dihapus pada driver eksternal.

Adapun tahapan yang harus kamu lakukan untuk melakukan penyetelan ulang perangkat ke mode factory defaults adalah sebagai berikut.

  • Bukalah menu pengaturan, kemudian pilihlah menu ‘Update & security”
  • Kemudian pilihlah pilihan ‘Recovery’ pada panel yang ada di samping kiri layar
  • Pada bagian bawah section ‘Reset this PC’ kliklah tombol ‘Get started’
Cara melakukan reset PC pada Windows 10
  • Selanjutnya klik tombol ‘Keep my files’. Jika ingin menghapus semua file dan menginstal salinan bersih Windows 10, kamu dapat memilih tombol ‘Remove everything
  • Pilih pilihan ‘Local reisntall’ lalu klik ‘Next’
  • Setelah itu, pilihlah tombol ‘Reset’

Setelah Anda menyelesaikan tahapan tersebut, Windows 10 akan diinstal ulang, konfigurasi, pengaturan dan aplikasi sebelumnya akan dihapus untuk membantu meningkatkan kinerja sistem.

Jika kamu memilih opsi untuk menghapus semuanya, ingatlah untuk memulihkan file dari cadangan sebelumnya setelah proses.

19. Mengganti Drive dengan yang Lebih Cepat

Cara ini dapat dipilih jika kamu sudah melakukan berbagai cara, tetapi performa perangkat komputer tidak kunjung meningkat. Kamu dapat meningkatkan kinerja dengan beralih dari hard drive ke Solid-State Drive (SSD).

Mengupgrade ke Solid-State Drive (SSD) bisa jadi merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kinerja pada perangkat keras lama. Hal ini dikarenakan SSD tidak memiliki bagian yang bergerak seperti hard drive tradisional

Dengan demikian data dapat dibaca dan ditulis dengan lebih cepat. Saat kamu mengganti hard drive menjadi SSD, kinerja perangkat akan menjadi lebih cepat.

Salah satunya adalah proses booting yang akan menjadi lebih cepat. Selain itu, aplikasi yang ada akan berjalan lebih cepat, dan kinerja keseluruhan akan lebih cepat dan tepat.

20. Meningkatkan Memori Sistem

Hal lainnya yang bisa jadi penyebab komputer kamu menjadi lemot adalah memori sistem yang tidak cukup. Biasanya memori sistem yang tidak cukup akan ditandai dengan lambatnya kinerja perangkat ketika melakukan pekerjaan secara bersamaan.

Tanda lainnya adalah melambatnya kinerja perangkat bahkan sampai tidak merespon ketika kamu membuka banyak tab dalam waktu yang bersamaan. Jika tanda tersebut sudah kamu alami, maka kamu harus meningkatkan memori sistem.

Jika ingin menentukan berapa jumlah memori yang akan ditingkatkan, kamu harus mengetahui beberapa hal. Hal tersebut adalah jumlah total memori perangkat dan berapa jumlah memori yang akan diperlukan oleh sistem saat ini.

Untuk mengetahui jumlah total memori perangkat dan bagaimana sistem menggunakan memori tersebut, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Bukalah menu ‘Start’, kemudian cari menu ‘Task Manager’ pada kolom pencarian
  • Pada pilihan tab bagian atas, pilihlah tab ‘Performance’
  • Setelah itu pilih pilihan ‘Memory’ yang ada pada panel sebelah kiri
  • Lihatlah di sebelah kanan layar, periksa jumlah total RAM yang berada di pojok kanan atas
  • Untuk melihat jumlah memori yang sedang digunakan, kamu dapat melihatnya di bagian bawah “In use (Compressed)”
Tambah RAM komputer kamu untuk menaikkan performa windows 10

Teruslah perhatikan jumlah memori yang sedang digunakan ketika kamu menjalankan beberapa aplikasi yang diperlukan. Jika jumlah memori yang digunakan sudah mencapai 80% dari memori yang tersedia, maka kamu sebaiknya menambah memory sticks.

Meskipun proses untuk menambah lebih banyak memori relatif mudah, menemukan kit yang kompatibel dapat menjadi hal yang tricky. Selalu ingat untuk menggunakan Task Manager untuk mengetahui jenis memori yang dibutuhkan dan berapa jumlah slot yang masih tersedia.

Selain itu kamu juga disarankan untuk memeriksa situs web produsen perangkat komputer yang digunakan untuk menemukan informasi yang lebih spesifik tentang persyaratan memori. Dengan demikian, memori yang dipasang akan sesuai dan dapat membuat kinerja perangkat menjadi meningkat.

Mengatasi masalah pada perangkat komputer ternyata dapat kamu lakukan sendiri. Jika kinerja komputermu mengalami penurunan, kamu dapat melakukan sedikit perbaikan sendiri dengan berbagai macam pengaturan yang ada.

Dengan demikian, kamu tidak perlu pergi ke jasa perbaikan komputer hanya untuk meningkatkan performa Windows 10. Selain membutuhkan banyak waktu, biaya perbaikan yang harus kamu keluarkan biasanya juga besar.

Suka dengan artikel ini? Bantu sebarkan melalui Facebook, Twitter, LinkedIn, WhatsApp, Line dan Telegram ya!

Baca juga artikel terbaik berikut ini:

Pin It on Pinterest

Share This