Blog Situstarget » Tips Tekno » Cara Memperbaiki Eror 404 Not Found Di WordPress

Cara Memperbaiki Eror 404 Not Found Di WordPress

Dulu setiap kali saya migrasi server pasti mengalami masalah eror 404 not found ini.

Faktor penyebabnya ada banyak, mulai dari kesalahan proses migrasi server dan hal sepele lainnya.

Hal sepele seperti pada saat transfer data web dari Mac menggunakan SFTP ke server hosting.

Kebetulan server yang saya gunakan menggunakan web server Apache dan WordPress membutuhkan .htaccess.

Tahu kah kamu kalau di Mac, file seperti .htaccess itu disembunyikan oleh sistem?

Singkat cerita, file .htaccess tidak terunggah ke server hosting karena masalah sepele dengan komputer Mac.

Pada saat data website sudah terunggah semua, saya coba klik link yang ada, baik halaman maupun artikel.

Kedua halaman tersebut menampilkan eror 404.

Sekarang, yuk kita bedah bersama mengenai eror yang satu ini.

Apa Itu Eror 404 Not Found?

Error 404 adalah pesan kesalahan yang muncul pada saat visitor atau kamu mengunjungi sebuah halaman yang tidak ada, bisa jadi pemilik situs telah menghapus halaman tersebut, atau adanya masalah lain pada situs web.

Sebagai contoh, saya memiliki sebuah kategori mengenai Tips Teknologi yang beralamat di https://www.situstarget.com/blog/category/tips.

Namun ada pengunjung website yang mengakses URL dengan alamat ini https://www.situstarget.com/blog/category/tips-teknologi.

Mungkin karena lupa atau tidak bookmark halaman tersebut.

Jadi salah ketik, kemudian situs ini menampilkan halaman eror 404 not found seperti gambar di bawah ini.

Contoh halaman eror 404 pada situstarget.com

Umumnya eror seperti gambar di atas, hanya pada halaman atau URL yang memang tidak ada (not exist).

Pada URL yang memang ada di situs kamu, tidak akan terpengaruh oleh eror semacam ini.

Kecuali, seperti contoh yang sebelumnya saya berikan, yaitu adanya eror di level server, seperti tidak adanya file .htaccess.

Variasi Pesan Eror 404 Not Found

Beberapa situs memiliki variasi eror 404 yang berbeda-beda.

Tergantung dari web hosting atau web server, bisa juga dari browser yang visitor gunakan.

Atau bisa juga dari pengaturan situs web, kalau kamu customize halaman 404 agar lebih personal.

Secara umum pesan eror 404 not found demikian:

  • “Error 404”
  • “Kesalahan 404 Halaman”
  • “Error 404 page not found”
  • “This page does not exist”
  • “Error 404 – Laman tidak ada”
  • “Error 404 tidak ditemukan”

Kamu bisa menggunakan plugin Coming Soon Page, Maintenance Mode & Landing Pages by SeedProd untuk mengkustomisasi halaman eror 404 sehingga lebih terlihat elegan dan profesional.

Atau tidak harus menggunakan plugin tambahan, beberapa tema WordPress saat ini juga sudah ada yang memiliki fitur kustomisasi halaman 404.

Apa Arti Eror 404 Bagi Pemilik Situs Web?

Sebagai pemilik website kamu tidak perlu khawatir jika mendapatkan laporan eror 404.

Selama halaman yang ada saat ini, tidak terkena eror yang sama.

Artinya hanya beberapa halaman saja yang mendapatkan laporan eror 404.

Lain hal, jika seluruh tautan yang ada, pada saat kamu klik, ternyata memunculkan pesan eror 404.

Kemungkinan ada masalah pada permalink situs WordPress atau masalah dengan file .htaccess.

Beberapa hal berikut ini bisa menyebabkan eror 404 muncul:

  • Tautan yang rusak: Ada mungkin halaman atau artikel yang kamu hapus, namun tidak kamu redirect ke halaman yang baru sehingga memunculkan error not found.
  • URL yang berubah: URL pada artikel ini adalah https://www.situstarget.com/blog/cara-memperbaiki-eror-404-not-found-di-wordpress, lalu saya mengubah menjadi https://www.situstarget.com/blog/eror-404-not-found di kemudian hari tanpa membuat redirection ke URL yang berubah tadi.
  • Typo: Masalah ini yang tadi sudah kita bahas, seseorang salah ketik halaman URL tertentu sehingga muncul halaman eror, bisa diselesaikan dengan mudah menggunakan fitur bookmark pada browser sih sebenarnya.

Pada kasus di mana tautan rusak atau broken links maupun URL yang berubah bisa kamu selesaikan dengan membuat redirection ke halaman yang baru.

Namun mengenai masalah pengunjung yang typo pada saat mengetik halaman URL tertentu, solusinya hanya satu yaitu dengan membuat URL situs yang singat, padat, dan jelas.

Penyebab Eror 404 di Situs WordPress

Selain itu, erorr 404 not found bisa juga disebabkan oleh:

  • Pengaturan DNS yang bermasalah: Contoh kasus adalah di mana saat saya pindah dari perusahaan hosting A ke perusahaan B dengan IP Address yang tentu saja berubah. Kebetulan saya menggunakan Cloudflare, pada saat saya pindah ke hosting perusahaan B. IP Address yang tercatat di Cloudflare masih pointing ke server hosting A. Ini yang menjadi penyebab masalah eror 404 not found jika di server hosting A data website saya telah dihapus.
  • Masalah dengan cache: Eror bisa saja hanya terjadi di komputer kamu saja, pada saat kamu akses melalui smartphone kamu tidak mengalami masalah yang serupa. Jika benar demikian, kemungkinan masalahnya ada pada cache dan cookie. Solusi dari permasalahan ini yaitu dengan menghapus cookie dan cache pada browser komputer.
  • Theme dan plugin bermasalah: Ada kasus di mana file theme atau plugin rusak (bisa corrupt atau hilang). Hal ini yang menyebabkan eror muncul. Kalau dulu kasus saya adalah karena koneksi internet yang lambat di tahun 2010-an pada saat transfer file dari komputer ke server hosting mengalami kendala. Sehingga beberapa file ada yang tidak terunggah dan menjadi penyebab munculnya eror.

Setelah mengetahui penyebab munculnya error 404, kamu juga harus tahu bahwa error ini memiliki dampak yang buruk bagi SEO dan user experience dari pengguna situs.

Mengapa Error 404 Harus Segera Kamu Perbaiki?

Eror 404 tidak hanya membuat frustasi pemilik situs web, tetapi juga pengunjung situs kamu.

Mereka berusaha mencari informasi yang dibutuhkan dengan proses pencarian yang panjang.

Mulai dari buka browser, mengetikan keyword tertentu, hingga menemukan situs kamu di halaman pencarian.

Saat pengunjung buka, eh malah muncul pesan, “halaman tidak ditemukan”.

Konsep mesin pencari adalah menyediakan informasi terbaik yang relevan dengan kebutuhan penggunanya.

Jika situs kamu menampilkan eror 404, lalu banyak pengunjung yang pergi begitu saja.

Dua kerugian yang kamu akan dapat, pertama tingkat bounce rate menjadi tinggi dan yang kedua SERP kamu akan turun.

SERP adalah Search Engine Result Pages atau Halaman Hasil Mesin Pencari.

Kemungkinan keyword tertentu yang bermasalah karena galat 404 akan terdepak ke halaman akhir pencarian Google.

Google pun akan kesulitan merayapi sebuah situs yang memiliki galat (eror) 404.

Maka penting untuk kamu memperbaiki kesalahan 404 di situs web.

Cara Memperbaiki Eror 404 Not Found

Berbicara mengenai cara memperbaiki eror 404, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

Kamu bisa mengindentifikasi dahulu eror 404 di WordPress itu muncul karena apa.

Lalu, sesuaikan dengan solusi yang ada berikut ini.

1. Perbaiki Permalink dan .Htaccess

Jika kamu melihat eror 404 di seluruh halaman dan artikel pada situs WordPress.

Kemungkinan ada masalah pada permalink dan .htaccess.

Pertanyaannya saat ini, apakah kamu bisa masuk ke dashboard WordPress atau tidak?

Jika masih bisa, buka laman Dashboard > Pengaturan > Permalink > atur kembali permalink situs kamu.

Setelah itu, tekan tombol simpan.

Panduan memperbaiki eror 404 WordPress melalui pengaturan permalink

Jika kamu sama sekali tidak bisa login ke halaman dashboard atau admin.

Kamu bisa mengakses file .htaccess menggunakan FTP atau File Manager yang ada di cPanel atau Plesk.

Lalu, arahkan ke folder root WordPress. Cari file yang bernama .htaccess, lalu klik edit.

Pada bagian ini # BEGIN WordPress, replace dengan kode berikut ini:

# BEGIN WordPress

RewriteEngine On
RewriteRule .* - [E=HTTP_AUTHORIZATION:%{HTTP:Authorization}]
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]

# END WordPress

Atau cara lain, download file WordPress terbaru.

Ambil file .htaccess dari unduhan tersebut, lalu lakukan reupload pada root WordPress kamu melalui FTP.

2. Membersihkan File Cache dan Cookie

Pada situs WordPress yang menggunakan cache pada level server dan proxy seperti Cloudflare.

Terkadang ada masalah dengan cache, seperti situs ini yang terkadang menampilkan eror 520.

Jika kamu tidak melakukan perubahan apapun, dan tiba-tiba muncul eror di situs WordPress kamu.

Kamu bisa coba membersihkan file cache dan cookie yang ada di browser.

Caranya yaitu dengan mengklik shortcut berikut:

Di komputer Windows, tekan tombol CTRL + SHIFT + DEL bersamaan.

Atau jika kamu menggunakan Mac, tekan tombol SHIFT + COMMAND + DEL.

Pilih rentang waktu untuk menghapus cookie dan cache.

cara membersihkan cache dan cookies di google chrome

3. Cara Memperbaiki Eror 404 Pada Konten Tertentu

Sekarang kita akan lebih spesifik dalam memperbaiki eror 404 pada situs WordPress.

Artinya pada kasus ini, kamu bisa mengakses situs kamu secara normal namun ada eror 404 di beberapa URL saja.

Tahapan yang perlu kamu lakukan yaitu mengecek apakah ada tautan yang rusak, lalu perbaiki dengan membuat URL redirection sehingga pengunjung tidak lagi melihat eror 404.

Lakukan pemindaian tautan yang rusak menggunakan plugin Broken Link Checker.

Instal dan aktifkan plugin, lalu buka menu Tools > Broken Links untuk melihat laporan.

Pada saat plugin mendeteksi adanya tautan yang rusak, kamu bisa langsung memperbaikinya.

Cara menemukan URL eror 404 pada situs WordPress

Detail informasi URL yang eror bisa kamu jadikan rujukan untuk membuat URL redirection.

Kamu bisa membuat URL redirection ke halaman yang baru menggunakan plugin Redirection.

Akses menu Tools > Redirection > Add New untuk membuat URL redirection.

Cara membuat URL redirection untuk mengatasi eror 404 not found di WP.

Sebagai contoh kasus, misalnya saya menemukan eror 404 not found pada URL berikut:

https://www.situstarget.com/blog/menghapus-kolom-url-wordpress/

Lalu, saya ingin URL yang eror tadi diarahkan ke halaman yang lain di URL ini:

https://www.situstarget.com/blog/menghapus-kolom-url/

Kamu bisa lihat pada gambar di atas, penjelasannya sebagai berikut.

Pada bagian source, masukkkan URL yang eror 404, lalu target URL isi dengan URL yang baru.

Setelah itu, klik tombol Add Redirect, untuk membuat redirection.

Dengan cara ini, kamu bisa mengatasi masalah eror 404 not found.

Setelah memperbaiki eror 404. Jangan lupa untuk menonaktifkan segera plugin Broken Link Checker.

Fitur scanning pada plugin tersebut, bisa memakan resource server dan menurunkan performa situs kamu.

Cara Memonitor Eror 404 Not Found Di WordPress

Dua hal rutin ini bisa menyebabkan eror 404, seperti aktifitas melakukan perubahan URL pada halaman atau artikel, menghapus page atau posts.

Hal-hal yang menjadi trigger dari munculnya eror 404 perlu kamu tracking dengan tools berikut:

  • Google Analytics
  • Google Search Console
  • Plugin Redirection

1. Memonitor Eror 404 Dengan Google Analytics

Kamu dapat memonitor halaman eror 404 dengan melihat laporan dari Google Analytics.

Kamu bisa membuka laporan pada tab Behavior > Site Content > All Pages, lalu cari dengan kata kunci tidak ditemukan.

Cara menemukan halaman kesalahan 404 menggunakan Google Analytics.

Klik pada tulisan laman tidak ditemukan, nanti akan ada detail pada URL apa yang menunjukan kesalahan 404.

Setelah mengetahui URL yang rusak tadi, kamu bisa membuat URL redirection untuk memperbaikinya.

Cara kedua untuk memonitor eror 404 juga bisa menggunakan Google Search Console.

2. Tracking URL Eror 404 Dengan Google Search Console

Tools lain yang bisa kamu gunakan untuk menemukan URL eror 404 adalah Google Search Console.

Berbeda dengan Google Analytics yang melakukan tracking pada kunjungan dari pembaca situs.

Google Search Console lebih kepada bagaimana robot Google saat merayapi situs kamu menemukan eror 404.

Buka Search Console, lihat pada laporan Coverage, dan cek apakah ada laporan error 404 di sana.

Terlihat ada laporan kesalahan 404 pada laporan Search Console. Lihat pada bagian Type di gambar di bawah ini.

Cara mengetahui galat 404 pada Google Search Console

3. Memantau Eror 404 Not Found Dengan Plugin Redirection

Plugin Redirection yang sebelumnya sudah kita bahas pada poin ini juga bisa kamu gunakan untuk memantau eror 404 di Situs WordPress.

Buka pengaturan plugin dengan mengaksenya pada menu Tools > Redirection > Options.

Pada bagian URL, beri tanda centang pada tulisan monitor change to posts, pages, and trash.

Cara Memonitor Kesalahan 404 di WordPress

Kamu akan menemukan eror 404 not found pada bagian laporan.

Cek laporannya melalui Tools > Redirection > 404s, lalu tinggal kamu buat URL redirection ke halaman yang baru.

Kesimpulan

Pesan error 404 not found memang tidak bisa dihindari 100%.

Namun, kamu bisa memperbaiki error 404 berdasarkan jenis permasalahannya.

Jika situs kamu mengalami eror 404 di semua tautan, periksa pada pengaturan permalink dan htaccess.

Namun apabila hanya pada URL tertentu saja, kamu bisa mengatasinya dengan plugin redirection.

Monitor juga tautan yang rusak menggunakan tools seperti Google Analytics atau Google Search Console.

Ingat, jangan buat pembaca situs kamu frustasi lantaran sulit menemukan konten yang mereka butuhkan.

Bot Google juga akan kesulitan pada saat merayapi situs kamu yang muncul pesan eror 404.

Silahkan jika ada pertanyaan mengenai error 404 di WordPress, kirimkan melalui kotak komentar di bawah ini.

Gabung Bersama +30.000 Pembaca Kami!

Daftarkan email anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari Situstarget.com.

Proses pendaftaran hampir selesai, mohon cek email Anda dan Klik tombol konfirmasi.

Pin It on Pinterest

Share This