Cara Membuat Child Theme WPAstra Hanya Satu Menit • Blog Situstarget
Blog Situstarget » Tips Tekno » Cara Membuat Child Theme WPAstra

Cara Membuat Child Theme WPAstra Hanya Satu Menit

Pada pembahasan artikel di Situstarget.com kita sering mendengar kata child theme.

Sebenarnya apa itu child theme dan bagaimana cara membuatnya?

Kita kenalan dulu yuk, mengenai child theme.

Child theme ada tema WordPress yang memiliki replika yang sama dengan tema induknya.

Semua fungsi dan style mengikut dari tema induk.

Fungsi dari child theme adalah kustomisasi pada file theme.

Pada saat kamu melakukan perubahan atau kustomisasi file pada tema induk (parent theme).

Setiap perubahan yang kamu lakukan akan hilang pada saat adanya pembaruan tema.

Itu sebabnya kita membutuhkan sebuah child theme agar kustomisasi tidak terhapus.

Contoh kustomisasinya atau penambahan kode untuk fungsi khusus seperti:

Dan masih banyak lagi penambahan kode tertentu untuk fungsi yang lebih khusus.

Ketika kamu menggunakan child theme, semua kustomisasi tidak akan hilang meskipun theme diperbaharui.

Bagaimana Cara Membuat Child Theme WPAstra

Pertama, pastikan terlebih dahulu kamu sudah menginstal tema induk.

Tema WPAstra bisa kamu instal dan unduh dari situs WordPress.org.

Setelah itu, manfaatkan generator untuk membuat child theme WPAstra di sini.

Cara membuat child theme WPAstra menggunakan generator

Proses pembuatan child theme ini tidak sampai satu menit.

Pada kolom child theme name isikan Situstarget Theme atau dengan nama situs kamu juga bisa.

Lalu tekan tombol generate, unduh berkas tersebut, dan instal sebagai theme situs WordPress kamu.

Login ke dashboard WordPress, navigasikan ke menu Tampilan > Tema > Tambah Baru.

Pilih tombol Unggah Tema dan pilih file child theme WPAstra yang telah kamu buat sebelumnya.

Aktifkan child theme WPAstra namun pastikan setiap child theme selalu memiliki tema induk (parent theme).

Artinya kamu perlu menginstal theme WPAstra terlebih dahulu di WordPress, sebelum mengaktifkan child theme.

Cara memasukkan kode khusus atau tambahan, bisa kamu lakukan pada berkas functions.php dan style.css.

Kamu sendiri tim yang menggunakan child theme atau hanya parent theme saja? Yuk sharing di kolom komentar.

Gabung Bersama +30.000 Pembaca Kami!

Daftarkan email anda untuk mendapatkan artikel terbaru dari Situstarget.com.

Proses pendaftaran hampir selesai, mohon cek email Anda dan Klik tombol konfirmasi.

Pin It on Pinterest

Share This