Tips Tekno

4 Cara Membuat Redirect URL Di WordPress

Penting nih buat pemula tahu terkait bagaimana cara membuat redirect URL di situs web WordPress.

Sering kali aktivitas blogging tanpa sadar, kita membuat halaman 404 not found.

Misalnya saja kamu menghapus sebuah halaman tanpa membuat redirect URL ke halaman yang baru.

Atau bisa juga kamu mengubah slug namun pada struktur URL yang lama, tetapi kamu tidak buat redirect-nya.

Atau apabila kamu melakukan perubahan besar-besaran pada struktur permalink di WordPress.

Aktivitas ini bisa saja akan membuat situs WordPress kamu mengalami banyak halaman error 404.

Apa Itu Redirect URL WordPress?

Dengan membuat redirect URL di WordPress, kita sebagai pemilik situs web memberitahukan kepada pengguna maupun robot spider (mesin pencari) bahwa sebuah halaman telah berganti ke halaman baru.

Pembuatan redirect penting, jangan sampai pengguna datang dari hasil penelusuran di Google.

Pada saat sampai di situs web kamu, visitor hanya melihat halaman 404 not found.

Halaman 404 akan meningkatkan skor bounce rate yang tinggi.

Setidaknya ada dua jenis pengalihan URL yang perlu kamu ketahui, yaitu redirection 301 dan redirect 302.

Pada pengalihan URL 301 ini bersifat permanen, yang artinya pengalihan URL bersifat permanen dan semua power SEO dari URL yang lama akan ditransfer ke halaman URL yang baru.

Sedangkan untuk pengalihan URL 302 bersifat temporer atau sementara.

Biasanya perubahan URL untuk jangka pendek seperti design ulang dari tampilan situs web, perbaikan minor pada landing page, dan link-juice atau power SEO tidak ditransfer ke halaman yang baru.

Cara Membuat Redirect URL Di Blog WordPress

Pengalihan URL di blog WordPress bisa kamu lakukan dengan berbagai cara.

Kamu bisa membuat redirect melalui .htaccess maupun dengan bantuan beberapa plugin.

Kita bahas satu per satu dimulai dari .htaccess.

1. Cara Redirect URL Menggunakan .Htaccess

Salah satu file penting yang ada di folder root WordPress adalah file .htaccess.

Dengan file ini, kamu bisa melakukan kustomisasi pengaturan pada webserver Apache atau Litespeed.

Untuk pengalihan URL, kamu bisa memasukkan kode di bawah ini sebelum #BEGIN WordPress.

Redirect 301 /hubungi-kami https://www.situstarget.com/hubungi/

Atau

Redirect 302 /hubungi-kami https://www.situstarget.com/hubungi/

Setelah memasukkan kode di atas, kamu perlu menyimpan perubahan pada file .htaccess.

Jika menggunakan file editor di cPanel, kamu bisa klik tombol Save Changes.

Atau apabila kamu menggunakan FileZilla atau aplikasi FTP lainnya maka perlu re-upload file htaccess.

Kekurangan dari cara redirect URL WordPress menggunakan .htaccess adalah semakin banyak baris kode yang kamu masukkan ke dalam file .htaccess akan memakan banyak resource memori server.

Lanjut, cara kedua yaitu menggunakan plugin Redirection.

2. Cara Redirect URL Menggunakan Plugin Redirection

Plugin Redirection telah digunakan oleh lebih dari 2 juta situs web WordPress dari seluruh penjuru dunia.

Selain itu, review dari plugin ini terbilang cukup baik mendapatkan skor 4,5 dari 5 angka tertinggi.

Kamu bisa melakukan instal dan mengaktifkan plugin ini melalui menu Plugin > Tambah Baru.

Kemudian cari dengan kata kunci Redirection. Klik tombol Install Now untuk memasang plugin di WP.

Setelah itu, aktifkan plugin Redirection tersebut dan akses ke menu Tools > Redirection > Tambah Baru.

Sebagai contoh seperti gambar di atas, saya mengisi beberapa bagian, dengan value berikut:

Source URL : /hubungi-kami
with HTTP code: 301 - Moved Permanently
Target URL: https://www.situstarget.com/hubungi/

Setelah itu, klik tombol Add Redirect untuk menambahkan pengalihan URL tersebut.

3. Cara Membuat Redirect URL Di Rankmath

Plugin yang kedua untuk membuat redirect URL di WordPress, bisa juga menggunakan plugin Rankmath.

Namun sayangnya untuk pengalihan di plugin Rankmath itu termasuk fitur yang berbayar.

Artinya kamu perlu berlangganan Rankmath Pro untuk mengaktifkan fitur pengalihan URL ini.

Cara membuat pengalihan URL di Rankmath sangat mudah.

Kamu bisa akses menu Rankmath > Pengalihan > dan pilih tombol Tambah Baru.

Gambar di atas adalah contoh pembuatan redirect URL di plugin Rankmath.

Pada bagian URL sumber kamu bisa menggatinya dengan nama domain kamu.

Sebagai contohnya adalah https://www.situstarget.com/hubungi-kami/.

URL tersebut akan diganti menjadi https://www.situstarget.com/hubungi/.

Tinggal kamu isi pada bagian URL tujuan, lalu jangan lupa jenis pengalihannya pilih 301 atau 302.

Kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhan, terakhir tinggal klik tombol Tambah Pengalihan di bagian bawah.

Cara yang terakhir yaitu membuat redirect URL menggunakan plugin Yoast SEO.

4. Cara Redirect Halaman WordPress Dengan Yoast SEO

To be honest, fitur Yoast SEO yang satu ini hanya terdapat di fitur yang berbayar saja.

Hal yang paling saya suka dari fitur Redirect Manager di Yoast SEO adalah pada saat melakukan perubahan permalink pada post atau page tertentu.

Plugin secara otomatis akan menawarkan apakah perlu dibuat redirect halaman ke URL yang baru atau tidak.

Misalnya saya ubah page hubungi kami, lalu kata kaminya tersebut saya hapus dari Slug URL.

Pada saat saya mau simpan perubahan pada page tersebut.

Plugin Yoast langsung menawarkan pembuatan redirect URL baru.

Jadi langsung otomatis ada pilihan pembuatan redirect URL. Asik kan?

Ada juga pilihan untuk membuat redirection secara manual.

Caranya yaitu dengan membuka menu Yoast SEO > Redirect.

Tampilan di Yoast SEO menurut saya lebih simpel dan sederhana dibandingkan di Rankmath sebelumnya.

Di sini kamu hanya perlu memasukkan halaman URL lama (Old URL) dan URL yang baru.

Untuk type bisa kamu pilih beberapa opsi seperti :

  • 301 moved permanently
  • 302 found
  • 306 Temporary Redirect
  • 410 Content Deleted
  • 451 Unavailable For Legal Reasons

Kesimpulan

Dengan memahami fungsi dan manfaat membuat redirection URL pada situs web WordPress.

Halaman 404 yang ada di situs WordPress kamu, bisa dibuat URL pengalihannya.

Sehingga pengalaman pengguna saat berinteksi dengan situs web kamu pun terjaga.

Jangan sampai pengunjung website kebingungan karena menemukan terlalu banyak halaman 404 not found.

Setiap halaman yang ada di website kamu memiliki skor Page Authority tersendiri.

Saat menghapus atau mengganti struktur URL halaman pastikan kamu membuat redirection URL-nya juga.

Tujuannya tidak lain agar link juice atau power SEO-nya, bisa kamu transfer ke halaman yang baru tadi.

Dari beberapa metode pembuatan URL di WordPress cara di atas, mana yang sering kamu gunakan?

Yuk sharing di Forum Situstarget.

Subscribe via Email
Dapatkan akses ekslusif untuk tips, panduan, artikel, dan banyak lagi.
Robi Erwin Setiawan

Robi Erwin Setiawan adalah Ex-Bliblioneers dan Founder dari Situstarget.com, saat ini sedang mengembangkan tools SEO online gratis untuk semua orang yang dapat kamu akses di tools.situstarget.com.

Artikel Terbaru

Cara Memperbaiki Kompabilitas Software Epson Dengan MacOS Terbaru

Lakukan hal berikut ini agar masalah kompabilitas software Epson dengan MacOS terbaru bisa terselesaikan.

Cara Upgrade NextCloud Dengan Cepat Dan Mudah

Pada tutorial kali ini, saya akan berbagi cara melakukan upgrade NextCloud ke versi terbaru menggunakan…

5 Cara Menambah View Video dengan SEO YouTube

Apa saja faktor ranking YouTube dan bagaimana cara optimasi SEO YouTube? Berikut penjelasan lengkapnya mengenai…

Cara Membuat Custom URL Login WordPress

Faktor keamanan menjadi salah satu alasan mengapa kamu perlu membuat custom URL login WordPress, agar…

Kena Covid Untuk Kedua Kali Dan Dapat Chat Dari Kemenkes RI

Program bantuan dari Kemenkes RI ini sangat membantu sekali, terutama bagi mereka yang terkena Covid…

2 Cara Mudah Update Forum Discourse

Forum Discourse sendiri harus di update minimal dua kali dalam sebulan. Kamu bisa melakukan update…